Malam Nisfu Syaban merupakan malam mulia pada bulan Syaban. Malam Nisfu Syaban ini dijadikan malam untuk banyak beribadah bagi kaum muslimin.
Dirujuk dari buku Dakwah Kreatif: Muharram, Maulid Nabi, Rajab, dan Sya'ban oleh Udji Asiyah, malam Nisfu Syaban bertepatan dengan malam pertengahan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah. Tepatnya, jatuh setiap malam tanggal 15 bulan Syaban.
Ketika malam Nisfu Syaban tiba, terdapat keutamaan yang yang melimpah bagi umat Islam. Untuk meraih keutamaan tersebut, kita perlu mengetahui tanggal jatuhnya malam Nisfu Syaban. Oleh karena itu, artikel ini akan menguraikan mengenai tanggal malam Nisfu Syaban 2026 beserta amalan yang dapat dikerjakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanggal Malam Nisfu Syaban 2026
Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kemenag RI, bulan Syaban 2026 telah dimulai sejak hari Selasa, 20 Januari 2026. Menurut penetapan tersebut, maka Nisfu Syaban yang terjadi pada pertengahan bulan Syaban jatuh pada 15 Syaban 1447 H atau hari Selasa, 3 Februari 2026.
Sementara malam Nisfu Syaban 2026 dapat diketahui dengan memperhatikan pergantian hari dalam bulan Hijriah. Pergantian hari tersebut dimulai sejak matahari terbenam atau waktu maghrib.
Dengan demikian, malam Nisfu Syaban 2026 jatuh pada hari Senin, tanggal 2 Februari 2026 sampai menjelang fajar hari Selasa, 3 Februari 2026. Lebih lanjut, saat memasuki waktu maghrib pada hari Senin tersebut, maka umat Islam telah memasuki malam Nisfu Syaban 2026.
Keutamaan Malam Nisfu Syaban
Keutamaan malam Nisfu Syaban hingga saat ini masih menjadi perdebatan para ulama. Sebagian ulama berpendapat bahwa tidak ada keutamaan pada malam Nisfu Syaban. Hal ini dikarenakan hadist-hadist mengenai malam Nisfu Syaban tergolong hadist yang lemah.
Namun, sebagian ulama berpendapat bahwa malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan bagi umat Islam. Dikutip dari buku Kumpulan Artikel Sya'ban dan Ramadhan oleh Ammi Nur Baits, di antara hadist-hadist yang dianggap lemah tersebut, terdapat salah satu hadist yang dianggap shahih oleh Imam Al-Albani.
Hadist yang dimaksud adalah hadist dari Abu Musa Al-Asya'ri, yang meriwayatkan sabda Rasulullah SAW berikut.
إِنَّ اللهَ لَيَطَّلِعُ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيْعِ خَلْقِهِ إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ
Artinya: "Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Syaban. Maka Dia mengampuni semua makhluknya, kecuali orang yang musyrik dan orang yang bermusuhan."
Hadist di atas menjelaskan bahwa malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan sebagai malam pengampunan dosa bagi hamba-Nya yang bertaubat. Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan untuk melakukan amalan-amalan ibadah pada malam Nisfu Syaban.
Amalam Malam Nisfu Syaban
Keutamaan malam Nisfu Syaban dapat diraih dengan melakukan berbagai amalan baik. Dikutip dari buku 12 Bulan Mulia-Amalan Sepanjang Tahun oleh Abdurrahman Ahmad As-Sirbuny, amalan malam Nisfu Syaban yang dapat dikerjakan oleh umat Islam adalah sebagai berikut.
1. Berdoa
Amalan pertama yang dapat dikerjakan oleh umat Islam adalah berdoa kepada Allah SWT. Berdoa memohon ampunan dari-Nya serta memohon keselamatan dunia serta akhirat. Pada malam inilah, Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya dan mengabulkan apa pun yang dimintanya.
Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berkata, "Apabila tiba malam Nishfu Syaban, Allah akan memperhatikan makhluk-Nya dengan perhatian yang penuh, maka Allah mengampuni orang-orang yang beriman, membiarkan orang-orang kafir, meninggalkan orang-orang yang berkhianat dengan khianat mereka itu, sehingga mereka berdoa kepada Allah untuk ampunan mereka."
2. Membaca Al-Quran
Malam Nisfu Syaban merupakan malam yang penuh rahmat, kemuliaan, dan kelebihan dari Al-Quran. Dari Ibnu Abbas ra juga menjelaskan bahwa Allah telah menurunkan Al-Quran pada malam yang diberkahi, yakni malam Nisfu Syaban.
Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Quran pada malam mulia ini. Dengan membaca Al-Quran, kita mendapatkan petunjuka ke jalan yang lurus, terbebas dari api neraka, dan memberikan manfaat kepada orang tua dan anak-anak.
3. Membaca Surat Yasin
Selanjutnya, sebagian ulama juga menganjurkan untuk membaca surat Yasin pada malam Nisfu Syaban. Surat tersebut dibaca tiga kali dengan meminta dipanjang umur pada bacaan yang pertama. Memohon dijauhkan dari bala bencana pada bacaan yang kedua. Serta niat untuk merasa cukup dari meminta-minta kepada manusia pada bacaan yang terakhir.
4. Sholat Malam
Amalan terakhir pada malam Nisfu Syaban adalah mengerjakan sholat malam. Amalan ini belum dianggap shahih dalam riwayat Rasulullah SAW. Namun, diriwayatkan oleh sekelompok fukaha tabiin.
Salah satunya adalah riwayat Syaikh Abdul Qadir Jailani ra, bahwa Aisyah ra berkata, "Apabila malam Nisfu Syaban tiba, Rasulullah SAW meninggalkan tempat tidur sehingga aku mengira bahwa beliau pergi mendatangi istri-istrinya yang lain, maka aku bangun mencari beliau di dalam rumah. Ketika meraba-raba terpegang olehku kedua kaki Rasulullah SAW yang sedang sujud dalam sholatnya, maka aku telah menghafal doa yang dibaca beliau di dalam sujudnya." (Al-Ghunyah).
Demikian uraian mengenai tanggal jatuhnya malam Nisfu Syaban 2026 beserta amalannya. Semoga bermanfaat!
Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
