Klaten Digoyang Gempa, 2 Luka Tertimpa Genting-1 Sekolah Rusak

Klaten Digoyang Gempa, 2 Luka Tertimpa Genting-1 Sekolah Rusak

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Selasa, 27 Jan 2026 18:51 WIB
Warga Desa Kadibolo, Kecamatan Wedi terluka akibat gempa.
Warga Desa Kadibolo, Kecamatan Wedi terluka akibat gempa. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng.
Klaten -

Gempa bumi yang berpusat di timur laut Kabupaten Bantul, DIY, terasa kuat getarannya di Klaten. Data terakhir dua orang warga terluka karena tertimpa atap genting yang rontok.

"Sampai saat ini dampaknya ada dua warga luka di Desa Kadibolo, Kecamatan Wedi dan Prambanan karena tertimpa genting yang jatuh. Ada satu sekolah yaitu SMK Gantiwarno rusak," ungkap Kalak BPBD Kabupaten Klaten, Syahruna kepada detikJateng, Selasa (27/1/2026) sore.

Menurut Syahruna, pendataan masih terus dilakukan jajarannya di semua kecamatan. Satu dari dua korban luka tersebut akan dibawa ke RS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang satu infonya disertai pusing, ini mau kita cek dan bawa ke RS. Untuk bangunan mayoritas hanya genting rumah yang melorot," terang Syahruna.

"Untuk kerusakan bangunan ada di SMK Gantiwarno yang retak pada tembok. Tadi sudah kita minta semua siswa keluar dari ruang yang rusak untuk antisipasi," imbuh Syahruna.

ADVERTISEMENT

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Gantiwarno, Endri Yunanta Besar, menyatakan sekolah yang dipimpinnya lumayan terdampak gempa pada pukul 13.15 WIB. Atap kelas beberapa ruangan ambrol.

"Atap eternit beberapa kelas jatuh dan ada juga yang melengkung. Banyak genting jatuh di beberapa tempat," kata Endri saat dihubungi detikJateng.

Menurut Endri, selain atap gempa juga menyebabkan tembok ruangan retak karena gempa. Ada yang retakan temboknya tidak sekadar retak.

"Ada yang retak tidak sekedar retak tapi sudah berjarak 1-3 sentimeter. Lebih dari dua kelas yang retak, ada yang baru dan ada yang semula retak bertambah retak," lanjut Endri.

"Tidak ada yang luka. Tadi setelah kejadian siswa kita pulangkan lebih awal," imbuhnya.

Terpisah, warga Desa Kadibolo, Kecamatan Wedi, Slamet Winoto menceritakan akibat gempa putrinya terluka. Putrinya bernama Kaylasari (13) terluka tertimpa genting saat keluar rumah.

"Tertimpa genting jatuh. Kemungkinan karena takut perabotan rumah bergoyang semua lalu lari keluar tapi tertimpa genting jatuh," kata Slamet.

"Dibawa ke RS dan mendapat dua jahitan di kepala. Gempa kencang, hampir menyerupai tahun 2006," tambah Slamet.

Diberitakan sebelumnya, terjadi gempa bumi bermagnitudo 4.5 pada pukul 13.15 WIB yang berlokasi di Lintang 7.87 LS Bujur 110.49 BT dengan kedalaman 11 kilometer. Pusat gempa berada di 16 Km sebelah Timur Laut Bantul. Dampak gempa tersebut dapat dirasakan oleh warga di hampir seluruh wilayah Klaten dengan skala intensitas III MMI.

Menurut Syahruna, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Tim BPBD sedang melakukan pendataan di lokasi.

"Tim BPBD sedang melakukan pendataan di lokasi. Ini bukan merupakan gempa susulan dari gempa Pacitan tadi pagi, namun lokasi baru dan merupakan gempa daratan," jelas Syahruna.




(apl/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads