Pabrik Briket Arang di Kunduran Blora Kebakaran

Pabrik Briket Arang di Kunduran Blora Kebakaran

Achmad Niam Jamil - detikJateng
Minggu, 25 Jan 2026 08:28 WIB
Pabrik Briket Arang di Kunduran Blora Kebakaran
Kebakaran pabrik briket arang di Kunduran, Blora, pada Sabtu (24/1/2026) malam. Foto: Dok Polsek Kunduran
Blora -

Sebuah pabrik briket arang di jalan Kunduran-Ngilen yang berada di Kecamatan Kunduran, Blora, ludes dilalap api. Bahan baku berupa arang sebanyak 1 ton juga terbakar.

Kebakaran terjadi pada Sabtu (24/1) malam sekira pukul 22.30 WIB. Kebakaran diketahui ketika seorang penjaga pabrik yang sedang menjaga melihat api menyala di dekat pintu mesin oven bagian tengah. Kemudian penjaga tersebut memanggil pegawai yang kebetulan berada tidak jauh dari oven untuk sama sama berusaha memadamkan api.

"Kemudian kedua saksi (penjaga dan pegawai oven) berusaha memadamkan api dengan air seadanya. Karena api terlalu besar kedua saksi tidak bisa memadamkan tetapi api bertambah besar," ungkap Kapolsek Kunduran, Iptu Budi Santoso saat dihubungi detikJateng, Minggu (25/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena api besar dengan cepat merambat, kemudian kedua saksi tersebut melaporkan kejadian ini kepada damkar. Selain itu, mereka juga melapor ke pemilik pabrik.

ADVERTISEMENT

"Kemudian saksi menghubungi korban (pemilik) bahwa pabrik briket arang terbakar," ucapnya.

Tidak lama berselang, petugas Polsek Kunduran dan 3 unit mobil damkar Kabupaten Blora tiba di lokasi kejadian untuk memadamkan api.

"Api dapat dipadamkan. Pabrik briket arang tersebut dinding dan atapnya terbuat dari bahan asbes seng," terang Budi.

Adapun barang-barang yang terbakar diantaranya yaitu 2 unit mesin oven, 2 unit dinamo, 4 kipas angin, ratusan nampan pengering, tempat tidur. Selain itu bahan arang juga habis terbakar.

"1 ton bahan arang ikut terbakar," ucapnya.

Budi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

"Total kerugian kurang lebih sebesar Rp 100 juta," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim kepolisian, api berasal dari dalam dekat pintu ruang oven yang di dalamnya terdapat dinamo dan kipas untuk menyebarkan udara panas. Diduga kuat api dipicu karena korsleting listrik.

"Penyebab kebakaran diduga dari korsleting listrik," terang Budi.




(ahr/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads