Polres Sukoharjo mendalami dugaan penculikan dalam aksi tabrak lari di daerah Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo. Pihak kepolisian mengatakan info awal di dapat adanya dugaan penculikan sebelum tabrak lari.
"Masih didalami, info awal demikan (ada dugaan penculikan?)," kata Kanit Gakkum Polres Sukoharjo, Iptu Hardian Herlinanda dihubungi detikJateng, Sabtu (24/1/2026).
Meski begitu, Hardian mengatakan bahwa saat ini masih meminta keterangan lebih lanjut dari sopir pikap. Selain itu, pihaknya juga masih memeriksa sejumlah saksi dan korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini masih kami periksa saksi korban nya," ucapnya.
Hardian menyebut, Polres Sukoharjo telah mengamankan tiga orang. Tiga orang tersebut yakni satu sopir dan dua penumpang.
"Sopir dan dua penumpang, ketiganya sudah kami amankan. Saat ini, kami masih meminta keterangan dari beberapa korban. Terkait kronologinya, kami belum bisa memastikan, belum bisa kami sampaikan. Karena sopir belum bisa kita mintai keterangan," ungkapnya.
9 Orang Jadi Korban Tabrak Lari
Dari aksi tabrak lari tersebut, pengemudi pikap menabrak 9 orang baik pengendara roda dua maupun roda empat. 9 orang tersebut ditabrak di tiga lokasi berbeda.
"Untuk saat ini, data kami menunjukkan ada sembilan korban yang tertabrak. Jadi, ada korban baik mobil maupun motor, totalnya sembilan untuk saat ini," terangnya.
Untuk tiga lokasi, ia menyebut dua terjadi di wilayah Solo dan satu di Sukoharjo.
"Ada beberapa tempat kejadian perkara.Ya, saat melarikan diri itu. Ada sekitar tiga saat melarikan diri, dari keterangan pertama, lokasinya di Manang (Sukoharjo), Pajang, dan di Laweyan (Solo). (Laweyan lokasi terkahir saat sopir ditangkap?) Ya, betul, itu yang terakhir. Itu sementara, informasi sementara karena kan kami belum bisa meminta keterangan dari pengemudi," pungkasnya.
(afn/afn)
