Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang menutup sementara obyek wisata Gunung Tidar. Penutupan sementara ini dilakukan untuk evaluasi mendalam buntut pohon tumbang yang menimpa lima peziarah dan membuat satu di antaranya meninggal.
Adapun lima peziarah yang tertimpa pohon tersebut, satu orang yang meninggal tertimpa di jalur turun peziarah. Sedangkan empat korban yang terluka tertimpa pohon saat berada di parkiran bekas terminal lama.
"Iya, betul (2 titik pohon tumbang di kawasan Gunung Tidar). Jalur turun, ini pas mau turun (peziarah yang meninggal dunia). Kami sudah meminta kepada DLH (Dinas Lingkungan Hidup) dan UPT Gunung Tidar untuk ditutup sementara wisata Gunung Tidar," kata Pj Sekda Kota Magelang Larsita kepada wartawan, Sabtu (24/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk memastikan, kita akan lakukan evaluasi dulu. Sebelum kita buka kembali. Ini lebih pada mengedepankan prioritas keselamatan pengunjung," sambung Larsita.
Larsita juga belum bisa memastikan kapan Gunung Tidar kembali dibuka. Namun objek wisata religi itu akan kembali dibuka usai evaluasi dilakukan.
"Ya nanti akan kita assessment, mungkin nanti LH (Lingkungan Hidup) yang lebih paham berapa hari. Setelah assessment kita lakukan, kalau nanti ternyata sudah cukup aman dipandang dari segi keberadaan pohon-pohon nanti akan kita buka kembali," lanjut Larsita.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang, Handini Rahayu mengatakan, Gunung Tidar akan secepatnya dibuka mengingat saat ini merupakan musim ziarah.
"Tetapi, memang ini masanya untuk berziarah, begitu ya untuk berziarah. Jadi, kami akan secepatnya biar tidak mengganggu dari pengunjung yang lain. Tapi, kami pastikan tidak ada boleh lagi kejadian seperti itu meskipun tadi musibah," kata Dini, sapaannya.
"Kita nggak bisa menahan, begitu. Nah, mudah-mudahan juga kondisi cuaca kita sudah bisa terkendali. Karena memang kalau tadi BMKG kita sebenarnya cek terus, itu kondisi sampai jam 1, itu memang kondisinya masih dan terbukti jam 1 ke atas sudah terkontrol. Lha, ini mudah-mudahan nanti kedepan juga akan lebih kita cek lagi," pungkasnya.
(afn/afn)











































