Penampakan Pancuran 13 Guci Kembali Luluh Lantak Imbas Banjir Bandang

Penampakan Pancuran 13 Guci Kembali Luluh Lantak Imbas Banjir Bandang

Imam Suripto - detikJateng
Sabtu, 24 Jan 2026 18:24 WIB
Penampakan kolam air panas Guci, Tegal luluh lantak usai diterjang banjir bandang, Sabtu (24/1/2026).
Penampakan kolam air panas Guci, Tegal luluh lantak usai diterjang banjir bandang, Sabtu (24/1/2026). Foto: Imam Suripto/detikJateng
Tegal -

Banjir bandang di kawasan Wisata Alam Guci Tegal, kembali terjadi. Banjir kali ini memusnahkan seluruh fasilitas pancuran air panas di Pancuran 13.

Setelah porak poranda dihantam banjir pada Desember 2025, kawasan Guci kembali rusak akibat kejadian serupa pada Jumat (23/1) tengah malam. Hujan deras sejak Jumat siang mengakibatkan banjir bandang.

Tiga pancuran andalan ludes disapu arus deras. Sedangkan 3 jembatan wisata putus dan menyisakan bagian oprit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikjateng pada Sabtu (24/1) sore, Pancuran 13 kini tidak bersisa. Jika sebelumnya terdapat kolam air panas dengan 13 pancuran, kini sudah rata tanah.

ADVERTISEMENT
Penampakan kolam air panas Guci, Tegal luluh lantak usai diterjang banjir bandang, Sabtu (24/1/2026).Penampakan kolam air panas Guci, Tegal luluh lantak usai diterjang banjir bandang, Sabtu (24/1/2026). Foto: Imam Suripto/detikJateng
Penampakan wisata Guci sebelum diterjang banjir bandang. Foto diunggah Sabtu (24/1/2026).Penampakan wisata Guci sebelum diterjang banjir bandang. Foto diunggah Sabtu (24/1/2026). Foto: Imam Suripto/detikJateng

Bangunan yang baru dibuat ini hilang disapu banjir dan hanya tampak hamparan pasir di pinggiran sungai. Hanya uap putih mengepul dari sumber air panas yang menandai bahwa lokasi ini adalah bekas Pancuran 13.

"Kalau mau tahu bekasnya, itu ada uap putih mengepul. Itu air panas pancuran 13. Semuanya rata tanah," kata Wasroi, pedagang makanan di Guci.

Menurut pedagang ini, pascabanjir Desember 2025 lalu, kolam pancuran 13 bisa kembali ditemukan karena tertimbun pasir. Demikian pula pancuran air panasnya, juga bisa ditemukan. Namun pada banjir ini, bangunan kolam dan pancurannya hilang terbawa arus.

"Banjir ini lebih parah. Pancuran 13 bangunan kolam dan pancuran airnya hilang kena banjir," terangnya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Tegal, Afifudin menyebutkan, Pancuran 13 ini belum lama direnovasi. Tempat wisata air ini diperbaiki karena peristiwa serupa pada Desember lalu.

"Pancuran 13 itu baru dibenahi pada Desember lalu, kali ini kembali rusak akibat banjir," kata Afifudin.



(afn/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads