Pengemudi pikap yang melakukan aksi tabrak lari di Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo diamankan polisi. Pengemudi diamankan bersama dua penumpang lainnya.
Kanit Gakkum Polres Sukoharjo, Iptu Hardian Herlinanda mengatakan saat ini ketiganya diamankan di Polsek Grogol. Pihaknya masih meminta keterangan lebih lanjut dari sopir.
"Sudah kami amankan, saat ini pelaku kami amankan di Polsek Grogol," katanya dihubungi detikJateng, Sabtu (24/1/2026).
Hardian sendiri belum bisa menjelaskan mengenai kronologi kejadian. Ia mengatakan saat ini masih meminta keterangan dari pengemudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau itu (kronologi) saya belum bisa jelaskan ya, ini masih diselidiki. Kemudian, sopirnya sendiri masih belum bisa dimintai keterangan, ini masih dalam proses, masih diselidiki oleh pihak reskrim," ungkapnya.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan pikap tersebut berisi tiga orang. Yakni sopir dan dua penumpang.
"Sopir dan dua penumpang, ketiganya sudah kami amankan. Saat ini, kami masih meminta keterangan dari beberapa korban. Terkait kronologinya, kami belum bisa memastikan, belum bisa kami sampaikan. Karena sopir belum bisa kita mintai keterangan," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, viral aksi tabrak lari yang melibatkan sebuah mobil pikap terjadi di kawasan Jalan Joko Tingkir, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, pada Sabtu (24/1) siang. Sopir pikap tersebut nekat melarikan diri setelah menabrak dua orang, bahkan sempat menyeret kendaraan korban dan merobohkan tiang listrik di lokasi kejadian.
Dari video yang beredar, sebuah mobil pikap berwarna hitam diamuk massa karena melakukan tabrak lari. Sejumlah massa memukuli pikap tersebut. Dari video yang beredar, pengemudi ditangkap di kawasan Tegalsari, Laweyan, Solo.
Salah satu saksi dan korban Yuni (40), menceritakan awal mula kejadian saat dirinya mendengar teriakan warga dari luar tempat kerjanya. Saat keluar, ia melihat seorang ibu sudah berada di bawah kolong mobil pikap tersebut.
"Saya keluar itu ternyata ada ibu-ibu yang ketabrak, posisinya sudah di bawah mobil. Warga sudah teriak suruh berhenti, tapi mobilnya malah lanjut terus sampai ibunya terlepas di depan sini, tadi sekira pukul 12.00 WIB," kata Yuni saat ditemui detikJateng di lokasi, Sabtu (24/1/2026).
Tak berhenti di situ, Yuni mengatakan sopir sempat berupaya melarikan diri, sopir pikap tersebut juga menabrak seorang bapak-bapak yang sedang memegangi sepeda motor. Korban kedua tersebut sempat terdorong oleh bemper depan mobil hingga motornya mengalami kerusakan parah.
"Bapaknya didorong pakai bemper depan, kayaknya biar tidak menghalangi jalan mobil itu buat lari. Setelah itu, mobilnya mundur kencang sampai menabrak tiang listrik hingga roboh," jelas Yuni.
Yuni sendiri sempat menjadi korban luka ringan akibat terkena reruntuhan tiang listrik yang roboh saat mencoba menolong korban pertama.
"Saya luka di paha sama kepala kena tiang listrik. Kalau saya tidak lari, mungkin saya sudah kena mobilnya juga," tambahnya.
Yuni mengatakan, setelah mengarahkan tiang listrik dan mengenai dirinya, sopir pikap tersebut langsung tancap gas ke arah utara. Sejumlah pengemudi ojek online dan warga sekitar sempat melakukan pengejaran.
"Informasinya, pelaku sempat menabrak kendaraan lain di kawasan Pajang sebelum akhirnya berhasil ditangkap massa di daerah Tegalsari, Laweyan," ucapnya.
(afn/afn)











































