Tata Cara Simulasi TKA SD dan SMP 2026 Beserta Link untuk Aksesnya

Tata Cara Simulasi TKA SD dan SMP 2026 Beserta Link untuk Aksesnya

Ulvia Nur Azizah - detikJateng
Jumat, 23 Jan 2026 13:31 WIB
Simulasi TKA.
Simulasi TKA. (Foto: Dok Kemendikdasmen)
Solo -

Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026 mulai menjadi perhatian karena tahun ini menjadi bagian dari pemetaan capaian belajar nasional. Banyak siswa mulai mencari cara berlatih lebih awal agar terbiasa dengan format ujiannya. Pemerintah melalui Pusmendik sudah menyediakan platform simulasi resmi yang bisa diakses bebas.

Simulasi ini dirancang untuk membantu detikers memahami pola soal, alur pengerjaan, hingga proses login dan peninjauan hasil. Dengan langkah penggunaan yang sederhana, siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dapat mencoba latihan sesuai mata pelajaran yang ingin diuji.

detikers bisa langsung membuka tautan simulasi TKA yang disediakan pemerintah. Pastikan membaca panduan lengkap berikut agar latihan berjalan lancar tanpa kendala teknis. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poin utamanya:

  • TKA 2026 dapat disimulasikan melalui platform resmi Pusmendik dengan akses langsung.
  • Tata cara simulasi meliputi pemilihan jenjang, mata pelajaran, login otomatis, hingga riviu hasil.
  • Muatan TKA SD dan SMP meliputi Matematika dan Bahasa Indonesia sesuai kurikulum.

ADVERTISEMENT

Bagi para siswa yang ingin mengasah kemampuan dan membiasakan diri dengan format ujian terbaru, pemerintah melalui Pusmendik telah menyediakan platform khusus untuk berlatih. detikers dapat mengakses tautan resmi di bawah ini untuk memulai latihan secara mandiri melalui link berikut ini.

https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka

Tata Cara Simulasi TKA SD, SMP, dan SMA 2026

Agar proses latihan berjalan lancar tanpa kendala teknis, penting bagi para peserta didik untuk memahami alur penggunaan platform simulasi ini. Berikut adalah langkah-langkah sistematis yang dapat diikuti, mulai dari tahap awal masuk hingga melihat hasil tinjauan latihan.

  1. Buka laman https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka.
  2. Pilih jenjang pendidikan yang sesuai.
  3. Pilih jenis mata pelajaran yang ingin dicoba, apakah wajib atau pilihan.
  4. Pilih opsi mata pelajaran.
  5. Klik menu 'Mulai Simulasi'.
  6. Sistem akan menampilkan username dan password yang terisi otomatis. Langsung saja klik 'Login'.
  7. Isi nama, tanggal lahir, dan masukkan token. Token tersedia di sisi kiri layar.
  8. Klik 'Submit'.
  9. Cek nama tes, status tes, waktu tes, dan alokasi waktu tes. Jika sudah siap, silakan tekan tombol 'Mulai'.
  10. Mulai kerjakan soal yang tertera di layar. Silakan pilih jawaban yang dirasa benar, jika ragu-ragu, silakan klik pada tombol 'Ragu-ragu' berwarna kuning. Kita juga bisa berpindah ke soal sebelum dan setelahnya dengan mengklik tombol yang tersedia.
  11. Jika sudah selesai mengerjakan, klik 'Selesai Tes'.
  12. Kemudian, peserta dapat melihat Riviu Hasil Simulasi. Setelah melihat seluruh hasilnya, klik tombol 'Keluar'.

Jadwal TKA SD dan SMP 2026

Pelaksanaan TKA tahun 2026 untuk jenjang pendidikan dasar merupakan kelanjutan dari program pemetaan akademik nasional. Sebagai informasi, TKA untuk jenjang SMA, SMK, MA, dan Paket C telah sukses dilaksanakan lebih dulu pada 3-6 November 2025. Dengan tingkat kehadiran murid yang mencapai 98,56 persen pada tahun lalu, pemerintah kini memperluas jangkauan asesmen ini untuk siswa SD dan SMP.

Berdasarkan keterangan resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam laman resminya, pelaksanaan TKA tahun ini akan diintegrasikan dengan Asesmen Nasional (AN). Berikut adalah jadwal lengkap pelaksanaan TKA 2026 untuk jenjang SD dan SMP.

  • Pendaftaran TKA (Kelas VI SD & IX SMP): 19 Januari - 28 Februari 2026
  • Simulasi TKA Jenjang SMP: 23 Februari - 1 Maret 2026
  • Simulasi TKA Jenjang SD: 2 Maret - 8 Maret 2026
  • Gladi Bersih (Persiapan Final): 9 Maret - 17 Maret 2026
  • Pelaksanaan TKA Jenjang SMP: 6 April - 16 April 2026
  • Pelaksanaan TKA Jenjang SD: 20 April - 30 April 2026
  • Pengolahan Hasil TKA: 18 Mei - 23 Mei 2026
  • Pengumuman Hasil TKA: 24 Mei 2026

Mata Pelajaran Apa Saja yang Diujikan dalam TKA 2026?

Untuk jenjang SD dan SMP, pemerintah menetapkan bahwa hanya ada dua mata pelajaran wajib yang diujikan, yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia. Pada kedua jenjang ini, tidak terdapat mata pelajaran pilihan, sehingga seluruh peserta akan menghadapi muatan materi yang seragam sesuai tingkatannya.

A. Muatan TKA Jenjang SD/MI/Sederajat

Materi yang diujikan pada jenjang SD dirancang untuk mengukur fondasi kemampuan dasar dengan rincian sebagai berikut:

1. Matematika

Materi merujuk pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka yang mencakup elemen bilangan, geometri dan pengukuran, serta data.

2. Bahasa Indonesia

Keterampilan membaca diujikan melalui dua jenis teks, yaitu teks Informasi berisi fakta sederhana dengan topik lokal dan nasional serta teks fiksi berisi cerita rekaan (fantasi/sejarah/biografi) dengan alur maju dan konflik tunggal yang sederhana.

Karakteristik teks menggunakan kosakata konkret (makna denotatif), struktur kalimat SPOK dasar (3-7 kata per kalimat), dan panjang wacana berkisar antara 150-200 kata.

B. Muatan TKA Jenjang SMP/MTs/Sederajat

Untuk jenjang SMP, muatan materi memiliki kompleksitas yang lebih tinggi dengan cakupan yang lebih luas.

1. Matematika

Mencakup elemen bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, serta data dan peluang. Penggunaan logika matematika diintegrasikan langsung ke dalam permasalahan konteks keseharian, baik di lingkup keluarga maupun lingkungan sekitar.

2. Bahasa Indonesia

Fokus pada keterampilan membaca teks yang lebih kompleks, yaitu:

  • Teks Informasi: Berisi fakta, konsep, atau prosedur dengan skala lokal hingga global (bisa berupa teks tunggal atau jamak).
  • Teks Fiksi: Cerita rekaan bersifat faktual atau realisme dengan tokoh berkarakter bulat, alur campuran, dan sudut pandang orang ketiga.
  • Karakteristik Teks: Menggunakan kata-kata abstrak dan istilah teknis, kalimat majemuk (5-9 kata per kalimat), serta panjang wacana yang lebih detail yakni 200-250 kata.

TKA Bukan Ujian Nasional

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa masyarakat dan siswa tidak perlu merasa terbebani dengan adanya tes ini karena fungsinya yang spesifik.

"TKA bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib. Kehadiran TKA dimaksudkan untuk membantu satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan memahami kondisi riil capaian akademik murid, sehingga perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terarah," ucap Abdul Mu'ti sebagaimana dilansir laman resmi Kemendikdasmen.

Pemerintah berharap melalui sinergi TKA SD dan SMP 2026 ini, mutu pendidikan nasional dapat terus ditingkatkan secara sistemik dan berkelanjutan melalui pemetaan akademik yang akurat.

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai tata cara simulai TKA SD dan SMP 2026. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

FAQ

Mengapa TKA SMA tidak ada di jadwal tahun 2026?

Sesuai dengan kebijakan Kemendikdasmen, pelaksanaan TKA dilakukan secara bertahap berdasarkan jenjang pendidikan. Untuk tingkat SMA dan sederajat, proses pemetaan akademik tersebut sudah tuntas dilaksanakan pada periode tahun 2025. Tahun 2026 ini, fokus utama pemerintah dialihkan untuk melihat capaian akademik pada jenjang SD dan SMP.

Apakah TKA 2026 wajib diikuti oleh seluruh siswa?

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa TKA 2026 tidak bersifat wajib bagi siswa. Tes ini bukan merupakan standar kelulusan seperti Ujian Nasional di masa lalu. Tujuan utamanya adalah sebagai instrumen pemetaan kondisi riil capaian akademik di tiap daerah. Hasilnya akan digunakan pemerintah untuk memperbaiki kualitas pembelajaran secara lebih terarah.

Apa fungsi simulasi TKA 2026?

Simulasi TKA 2026 berfungsi melatih siswa mengenali tampilan sistem, model soal, serta alur penyelesaian sehingga lebih siap menghadapi pelaksanaan TKA resmi.




(sto/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads