Pencarian Pendaki Hilang di Mongkrang Diperluas, Libatkan Anjing Pelacak

Pencarian Pendaki Hilang di Mongkrang Diperluas, Libatkan Anjing Pelacak

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Kamis, 22 Jan 2026 12:46 WIB
Pencarian Pendaki Hilang di Mongkrang Diperluas, Libatkan Anjing Pelacak
Tim SAR gabungan saat apel pencarian pendaki hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Senin (19/1/2026). Foto: Dok. BPBD Karanganyar.
Karanganyar -

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian pendaki hilang di Bukit Mongkrang, Yasid Ahmad Firdaus (26), warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Pencarian di hari keempat ini tim gabungan menerjunkan drone hingga anjing pelacak.

Kasubsie Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tipe B Surakarta, Basuki, mengatakan pencarian pada hari keempat ini melibatkan 150 personel gabungan. Tim juga menggunakan drone hingga anjing pelacak untuk memaksimalkan proses pencarian.

"Pemantauan udara menggunakan drone, yang didukung oleh bantuan dari Bea Cukai. Selain itu, tim K-9 juga dikerahkan untuk membantu proses pencarian di jalur-jalur yang sulit dijangkau," kata Basuki saat dihubungi awak media, Kamis (22/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pencarian manual juga tetap dilakukan. Relawan gabungan melakukan penyisiran open grid, dan menggunakan peralatan vertikal untuk di lokasi tebing yang dicurigai menjadi titik rawan.

ADVERTISEMENT

Dijelaskan, upaya pencarian juga menemui sejumlah kendala, seperti cuaca yang berubah-ubah dan Medan yang ekstrem. Areal pencarian kini diperluas.

"Area pencarian diperluas dari radius awal 300 meter, menjadi hingga 1 kilometer dari titik terakhir korban diduga berada," ujarnya.

Basuki menyebut, orang tua korban sempat ikut naik ke lokasi pencarian, meski hingga kini belum diketahui secara pasti keberadaan Yasid.

"Pencarian direncanakan berlangsung selama tujuh hari sesuai aturan perundang-undangan, namun tidak menutup kemungkinan akan dilakukan perpanjangan waktu apabila masih dibutuhkan. Semoga sebelum tujuh hari sudah ditemukan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Yasid mendaki Bukit Mongkrang bersama tiga orang rekannya, yakni Cahya, Salman, dan Riyan. Namun hingga Minggu (18/1) sekira pukul 11.30 WIB, tidak ada tanda-tanda korban sudah turun dari Bukit Mongkrang.

Dari hasil keterangan rekan-rekan korban, mereka mendaki sekira pukul 06.30, dan sampai puncak pada pukul 08.00 WIB. Setelah itu, keempat orang itu turun bersama-sama.

"Mereka terpisah diatas Pos 3, dengan formasi pertama Salman, kedua Cahya, ketiga survivor, dan keempat Riyan. Salman dan Cahya menunggu kedua rekannya di basecamp, dan yang datang hanya Riyan di posisi barisan paling belakang. Karena itu mereka melaporkan ke petugas basecamp jika survivor belum kembali," kata Kalak BPBD Karanganyar Hendro Prayitno, Senin (19/1).

Menindaklanjuti laporan itu, petugas basecamp melakukan pencarian kemarin sore hingga ke puncak namun hasilnya nihil. Pencarian kembali dilakukan sore hingga malam hari dengan membagi 3 Sru, namun korban belum ditemukan. Hingga pagi ini, pencarian besar-besaran dilakukan untuk mencari korban.

Dihubungi terpisah, Camat Tawangmangu, Eko Joko Widodo, mengatakan jalur pendakian Bukit Mongkrang ditutup sementara untuk memaksimalkan proses pencarian.

"Pendakian Bukit Mongkrang kami tutup sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. Saat ini jajaran TNI, Polri, BPBD, Perhutani, Gabungan Relawan dan Basarnas masih melakukan proses pencarian terhadap salah satu survivor yang sebelumnya dilaporkan belum kembali," kata Joko.




(apl/alg)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads