KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Namun, KPK belum mengungkap siapa saja yang terjaring OTT di Pati. Sementara itu juga beredar kabar di media sosial bahwa Bupati Pati Sudewo bersama camat dan kepala desa diperiksa KPK.
Kabar Bupati Pati Sudewo diperiksa KPK itu diunggah akun Instagram @Infodemakraya beberapa jam lalu. Dalam unggahan itu dinarasikan bahwa Bupati Pati Sudewo bersama kepala dinas, camat, hingga kepala desa diperiksa KPK.
"Bupati Pati Sudewo dikabarkan tengah menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Pemeriksaan tersebut diduga berkaitan dengan kasus pengisian perangkat desa (perades) tahun 2024. Informasi ini beredar luas di berbagai grup pesan singkat WhatsApp dan langsung menyita perhatian publik. Dalam pesan yang beredar, disebutkan Sudewo masih menjalani pemeriksaan di Polres Kudus hingga Senin (19/1/2026) siang," tulis keterangan pada unggahan itu, dikutip detikJateng, Senin (19/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tak hanya Sudewo, Kepala Dispermades Pati Tri Haryama, Camat Jaken Tri Agung Setiawan, serta sejumlah kepala desa juga disebut ikut dimintai keterangan oleh penyidik. Namun, Camat Jaken diketahui menjalani pemeriksaan di lokasi berbeda, yakni di Polsek Sumber, Kabupaten Rembang," sambung keterangan itu.
Sementara itu Polres Kudus yang dikabarkan sebagai tempat pemeriksaan terpantau sepi pada pukul 14.00 WIB. Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo belum merespons saat dimintai konfirmasi.
Adapun kompleks Pendopo Kabupaten Pati juga terpantau sepi pada pukul 15.00 WIB. Hanya terlihat kendaraan dinas Bupati Pati berpelat nomor K 1 A terparkir di depan Pendopo Kabupaten Pati.
Kepala Dinas Kominfo dan Informasi Kabupaten Pati, Sugiyono saat dimintai konfirmasi mengenai kabar itu mengaku tidak tahu. Menurut dia, sesuai jadwal agenda, Bupati Pati Sudewo hari ini menghadiri Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia di Batam.
"Kami belum tahu. Dijadwalkan agenda kegiatan bapak Bupati rakornas APKASI di Batam," jelas Sugiyono saat dihubungi wartawan siang tadi.
Terpisah Ketua DPC Gerindra Pati Hardi yang merupakan partai pengusung Sudewo juga mengaku tidak tahu.
"Saya kok tidak tahu," ucap dia.
Sementara itu Bupati Pati Sudewo dan Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra juga belum merespons saat dihubungi wartawan.
KPK OTT di Pati
Dilansir detikNews, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Namun, KPK belum mengungkap siapa saja yang terjaring OTT di Pati.
"Terkait dengan peristiwa tertangkap tangan di wilayah Pati ini berkaitan dengan perkaranya apa, konstruksinya seperti apa, pihak-pihak yang diamankan siapa saja, itu nanti kami akan sampaikan," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2026).
Dia mengatakan penerima uang sudah diamankan. Namun, Budi belum menjelaskan detail apa kasus yang memicu OTT tersebut.
"Ya di antaranya itu yang diamankan. Nanti kami akan update secara lebih lengkap lagi pihak-pihak yang diamankan siapa saja, terkait dengan peristiwanya menyoal soal apa itu juga nanti kami akan update kembali untuk yang Pati," ucap dia.
Para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut berstatus terperiksa. KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.
Sebelumnya, KPK melakukan OTT di Madiun. Wali Kota Madiun Maidi menjadi salah satu yang diamankan dalam OTT di Madiun.
(dil/apu)











































