Doa Awal Bulan Syaban, Yuk Dibaca Setelah Maghrib Hari Ini!

Doa Awal Bulan Syaban, Yuk Dibaca Setelah Maghrib Hari Ini!

Anindya Milagsita - detikJateng
Senin, 19 Jan 2026 15:57 WIB
Doa Awal Bulan Syaban, Yuk Dibaca Setelah Maghrib Hari Ini!
Ilustrasi berdoa awal bulan Syaban. Foto: Getty Images/iStockphoto/leolintang
Solo -

Hari ini menandai bulan Rajab yang sudah berakhir dan berganti pada bulan yang baru, yaitu Syaban. Ada amalan awal bulan Syaban yang bisa dikerjakan, yaitu berdoa yang ditujukan kepada Allah SWT. Berikut bacaan doa awal bulan Syaban sebagai panduan bagi kaum muslim.

Sejatinya, amalan doa tidak hanya dapat diperuntukkan saat awal bulan Syaban tiba. Lebih dari itu, kaum muslim dapat melakukannya kapan saja tanpa adanya batasan waktu. Mengenai hal ini, terdapat perintah berdoa di dalam ayat suci Al-Quran.

Sebagaimana di dalam buku 'Wawasan Al-Quran tentang Dzikir dan Doa (Edisi Baru)' tulisan M Quraish Shihab, yang menyebutkan firman Allah SWT dalam Surat Ghafir ayat 60:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْۗ اِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَࣖ ۝٦٠

Wa qâla rabbukumud'ûnî astajib lakum, innalladzîna yastakbirûna 'an 'ibâdatî sayadkhulûna jahannama dâkhirîn.

ADVERTISEMENT

Artinya: "Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina'."

Salah satu waktu yang dapat diisi untuk memperbanyak doa kepada Allah SWT adalah awal bulan Syaban. Ada sebuah riwayat hadits yang menerangkan tentang keutamaan bulan Syaban. Khalifa Zain Nasrullah dalam bukunya 'Siapa Berpuasa Dimudahkan Urusannya', menyebut hadits yang mana Rasulullah SAW pernah bersabda:

"Bulan Syaban adalah bulan di mana manusia mulai lalai, yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkan berbagai amalan kepada Allah, Rabb Semesta Alam. Oleh karena itu, aku sangat suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan"

Untuk lebih jelasnya, mari simak doa awal bulan Syaban untuk diamalkan kaum muslim.

Poin Utamanya:

  • Berdasarkan Kalender Hijriah Kemenag RI, 1 Syaban 1447 H jatuh pada hari Rabu, 20 Januari 2026, sedangkan malam 1 Syaban dimulai Selasa, 19 Januari 2026 setelah Maghrib .
  • Doa awal bulan Syaban dianjurkan dibaca setelah Maghrib, karena pergantian hari dalam kalender Hijriah dimulai sejak matahari terbenam. Dengan bacaan doa sesuai sunnah Rasulullah SAW, "Allahumma baarik lanaa fii rajab wa sya'ban wa ballighna ramadhana."
  • Rasulullah SAW menganjurkan doa untuk memohon keberkahan di bulan Syaban sebagai persiapan menuju Ramadhan. Doa-doa awal bulan Syaban yang lain juga dapat diamalkan mencakup permohonan keberkahan, keselamatan, perlindungan, dan keimanan.

Kapan Awal Bulan Syaban Tiba?

Sebelumnya perlu diketahui terlebih dahulu tentang jadwal bulan Syaban berlangsung, terutama awal dari bulan tersebut tiba. Mengacu dari Kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI, bulan Syaban dibuka dari tanggal 1 Syaban 1447 H yang jatuh pada 20 Januari 2026.

Kendati begitu, malam 1 Syaban berbeda dengan tanggal 1 Syaban itu sendiri. Sebab, pergantian hari dalam kalender Hijriah atau Islam berlangsung setelah matahari terbenam atau Maghrib tiba.

Untuk itu, malam 1 Syaban 1447 H akan jatuh pada hari ini Selasa, 19 Januari 2026. Tepatnya, saat matahari terbenam atau Maghrib. Sebagai gambaran, berikut jadwal lengkapnya:

Malam 1 Syaban 1447 H: Selasa, 19 Januari 2026 (setelah matahari terbenam atau waktu Maghrib)
1 Syaban 1447: Rabu, 20 Januari 2026

Waktu Membaca Doa Awal Bulan Syaban

Lantas, kapan waktu membaca doa awal bulan Syaban bisa diamalkan? Mengingat pergantian hari dalam kalender Hijriah berlangsung pada waktu matahari terbenam, maka kaum muslim dapat membaca doa awal bulan Syaban pada saat tersebut. Misalnya saja bulan Syaban tahun ini yang mana malam harinya sudah berlangsung pada hari ini, Selasa 19 Januari 2026 setelah masuk waktu Maghrib.

Oleh karena itu, doa awal bulan Syaban bisa mulai dibaca setelah Maghrib. Untuk anjuran mengawali bulan Syaban dengan berdoa dapat menukil dari sebuah riwayat hadits yang menerangkan Rasulullah SAW senantiasa memanjatkan doa saat masuk bulan Rajab dengan memohon keberkahan di bulan Syaban.

Menurut buku 'Dakwah Kreatif: Muharram, Maulid Nabi, Rajab dan Sya'ban' karya Dra Udji Asiyah, MSi:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ رَجَبٌ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِي رَمَضَانَ

Artinya: "Dari Anas bin Malik berkata, bahwa Rasulullah SAW jika masuk bulan Rajab, dia berkata: 'Allahumma barik lanaa fii Rajaba wa Syaban wa barik lanaa fii Ramadhan' (Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban dan berkahilah kami di bulan Ramadhan)" (HR. Ahmad Nomor 2228).

Bacaan Doa Awal Bulan Syaban

Nah, bagi kaum muslim yang hendak mengamalkan doa tadi, ada tulisan Arab, latin, dan artinya yang bisa dijadikan sebagai panduan. Ada juga sejumlah versi doa awal bulan Syaban lainnya yang bisa turut diamalkan.

Baik itu doa memohon keberkahan, perlindungan dan keselamatan, hingga keberkahan serta keimanan. Untuk dijadikan sebagai panduan, berikut bacaan lengkapnya yang dihimpun dari buku 'Dakwah Kreatif: Muharram, Maulid Nabi, Rajab dan Sya'ban' dan '175 Doa dalam Keseharian Kita' oleh Muhammad Azri Zulal bin Kholid Baraja.

1. Doa Rasulullah SAW Memohon Keberkahan Bulan Syaban

Tulisan Arab: اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Tulisan latin: Allahumma baarik lanaa fii rajab wa sya'ban wa ballighna ramadhana.

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, dan sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan."

2. Doa Memohon Keselamatan dan Perlindungan

اللَّهمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالإِيْمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ وَجِوَارٍ مِنَ الشَّيْطَانِ وَرِضْوَانِ مِنَ الرَّحْمَنِ

Allahumma ad-khilhu 'alainaa bil amni wal iimaani was salaamati wal islaam, wa jiwaarim minasy-syaithooni, wa ridhwanim minar rohmaani

"Ya Allah, masukkanlah kami pada bulan ini dengan rasa aman, keimanan, keselamatan, dan Islam, juga lindungilah kami dari gangguan setan, dan agar kami mendapat ridho Allah (Ar-Rahman)" (HR. Al-Baghawi dalam Mu'jam Ash-Shahabah, sanadnya sahih).

3. Doa Mengharapkan Keberkahan dan Keimanan

اللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ الله

Allahumma ahlilhu 'alayna bilyumni wal iimaani was salaamati wal islaami. Rabbi wa rabbukallah

"Ya Allah, tampakkanlah bulan itu kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu (wahai bulan sabit) adalah Allah" (HR. Ahmad, 1:162 dan Tirmidzi, no. 3451, dan Ad-Darimi. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan gharib. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadis ini sahih).

Dengan memahami bacaan doa awal bulan Syaban diharapkan dapat membuat kaum muslim terdorong untuk melakukan berbagai amal kebaikan, termasuk memaksimalkan kembali ibadahnya kepada Allah SWT. Semoga informasi tadi bermanfaat, ya.

FAQ tentang Bulan Syaban

Mengapa bulan Syaban dianggap penting dalam Islam?

Bulan Syaban memiliki keutamaan karena berada tepat sebelum Ramadhan. Dalam sejumlah riwayat hadits, disebutkan bahwa pada bulan ini amal perbuatan manusia diangkat kepada Allah SWT. Oleh karena itu, Syaban menjadi waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak doa, ibadah, dan persiapan spiritual menyambut Ramadhan.

Apakah doa awal bulan Syaban harus dibaca tepat di tanggal 1 Syaban?

Doa awal bulan Syaban dianjurkan dibaca sejak masuknya malam 1 Syaban, yaitu setelah waktu Maghrib. Hal ini mengikuti sistem kalender Hijriah yang memulai hari baru sejak matahari terbenam, bukan sejak tengah malam.

Apakah ada bacaan doa khusus yang diajarkan Rasulullah SAW saat memasuki bulan Syaban?

Salah satu doa yang sering diamalkan adalah doa permohonan keberkahan di bulan Rajab dan Syaban serta agar dipertemukan dengan Ramadhan. Selain itu, umat Islam juga boleh membaca doa lain yang berisi permohonan keselamatan, keimanan, dan perlindungan, selama isinya baik dan sesuai ajaran Islam.




(par/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads