Jalur kereta api (KA) hilir di KM 88+6/7 antara Stasiun Pekalongan-Stasiun Sragi sudah bisa dilalui kembali setelah terendam banjir sejak pagi tadi. Dengan dibukanya jalur hilir, kini kedua jalur KA di petak tersebut sudah bisa dilalui.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan jalur hilir sudah bisa dilewati tanpa lokomotif khusus sejak pukul 17.10 WIB, namun pihaknya masih membatasi kecepatan KA yang melintas pada kedua jalur di lokasi itu.
"Jalur hilir pada petak jalan Stasiun Pekalongan-Stasiun Sragi telah dapat dilalui perjalanan kereta api dengan kecepatan terbatas 10 km/jam pada Sabtu (17/1) pukul 17.50 WIB" kata Luqman dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Sabtu (17/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Demi keselamatan perjalanan, saat ini perjalanan KA masih diberlakukan kecepatan terbatas 10 km/jam sambil terus dilakukan penyempurnaan kondisi jalur," lanjutnya.
Luqman menyebut petugas bergegas melakukan percepatan normalisasi jalur KA saat genangan air semakin surut. Pembukaan jalur hilir ini dilakukan setelah pihaknya memastikan kondisi prasarana aman untuk dilalui kereta api.
"Pembukaan jalur hilir ini merupakan hasil dari upaya intensif petugas kami di lapangan setelah genangan air surut," jelas Luqman.
Menurut Luqman, saat ini petugas prasarana KAI Daop 4 Semarang masih terus melakukan pekerjaan lanjutan berupa pemeriksaan menyeluruh kondisi rel, bantalan, ballast, serta sistem drainase di sekitar jalur terdampak.
"Kami terus berupaya maksimal agar proses normalisasi dapat segera rampung dan perjalanan kereta api kembali berjalan normal. Keselamatan perjalanan KA tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan penanganan," terang Luqman.
Seiring dengan mulai dibukanya jalur hilir tersebut, Luqman menuturkan pihaknya juga telah melakukan penyesuaian pola operasi perjalanan kereta api secara bertahap.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan ini dan mengucapkan terima kasih atas kesabaran serta pengertian para pelanggan," pungkas Luqman.
Diberitakan sebelumnya, petak jalan Stasiun Pekalongan-Stasiun Sragi tepatnya di KM 88+6/7 yang sempat tergenang banjir sejak pagi tadi, saat ini telah dapat dilalui kereta api (KA). Adapun jalur yang dapat dilalui baru jalur hulu dengan kecepatan terbatas.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan jalur itu bisa dilalui dengan kecepatan 10 km/jam pada pukul 15.00 WIB. Adapun KA pertama yang berhasil lewat yaitu KA 187 Joglosemarkerto.
"Setelah dilakukan pemantauan dan pengecekan menyeluruh, jalur hulu saat ini sudah dapat dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas," kata Luqman dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/1).
