AKBP Indra Maulana Saputra Resmi Jabat Kapolres Boyolali

AKBP Indra Maulana Saputra Resmi Jabat Kapolres Boyolali

Jarmaji - detikJateng
Selasa, 13 Jan 2026 20:19 WIB
AKBP Indra Maulana Saputra Resmi Jabat Kapolres Boyolali
Sertijab Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, Selasa (13/1/2026). Foto: Jarmaji/detikJateng
Boyolali -

Jabatan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Boyolali berganti. AKBP Indra Maulana Saputra resmi menjabat sebagai Kapolres Boyolali, menggantikan AKBP Rosyid Hartanto.

AKBP Rosyid Hartanto mendapat tugas baru sebagai Wakapolrestabes Surabaya. Sedangkan AKBP Indra Maulana Saputra sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Lekgassus Baggassus Robinkar SSDM Polri.

Acara penyambutan pejabat baru dan pelepasan pejabat lama di Mapolres Boyolali berlangsung hari ini. Acara dihadiri para pejabat utama Polres Boyolali dan para anggota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada hari ini kita sudah melaksanakan rangkaian sertijab Kapolres Boyolali yang baru kepada AKBP Indra Maulana Saputra. Sebagaimana yang rekan-rekan ketahui memang masih banyak hal-hal yang yang belum kita kerjakan, yang mungkin belum bisa maksimal dilaksanakan pada saat kemarin kami berdinas, kami akan teruskan kepada Kapolres yang baru, tentunya agar bisa lebih baik lagi dan lebih maksimal lagi," kata AKBP Rosyid Hartanto kepada para wartawan seusai acara, Selasa (13/1/2026).

Rosyid juga menyampaikan ada sejumlah hal yang perlu diantisipasi oleh Kapolres yang baru. Terutama terkait dengan kebencanaan di wilayah Boyolali. Di mana saat ini bencana hidrometeorologi banyak terjadi di Boyolali.

ADVERTISEMENT

"Ini yang akan menjadi perhatian dan ini akan diteruskan oleh Kapolres Boyolali yang baru," imbuh dia.

Sertijab Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, Selasa (13/1/2026).Sertijab Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra (kanan), Selasa (13/1/2026). Foto: Jarmaji/detikJateng

Terkait dengan penegakan hukum, kata Rosyid, masih dalam rangka akselerasi terkait diberlakukannya KUHP dan KUHAP yang baru. Pihaknya berharap anggota Polres Boyolali bisa segera menyesuaikan dan melakukan percepatan-percepatan kepada kasus-kasus yang sedang berjalan dan yang menonjol. Terutama terkait kasus perlindungan perempuan dan anak, penipuan online, dan beberapa kasus yang masih menjadi tanggungan.

Rosyid juga menyampaikan terkait kasus narkoba yang terungkap di Boyolali. Kebanyakan pengguna adalah anak-anak yang mengkonsumsi obat-obatan daftar G dan ini sangat memprihatinkan di kalangan masyarakat.

"Saya berharap mudah-mudahan Kapolres Boyolali yang baru bisa menyikat habis semua bentuk kenakalan remaja ini, khususnya penggunaan obat-obatan terlarang tersebut," harap Rosyid.

Rosyid yakin Kapolres Boyolali yang baru akan bisa lebih bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait, masyarakat, tokoh agama, dan teman-teman media untuk memberikan informasi yang aktual dan up to date terhadap kondisi di wilayah Kabupaten Boyolali dan terhadap situasi yang ada di Polres Boyolali.

Sementara itu AKBP Indra Maulana Saputra memohon doa restu kepada semua pihak agar dalam memimpin Polres Boyolali bisa amanah dan bermanfaat bagi warga Boyolali. Ia menyatakan akan terus bersinergi dengan stakeholder terkait untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Indra diketahui merupakan alumni Akpol 2006. Jabatan sebagai Kapolres Boyolali merupakan jabatan pertama Indra sebagai Kapolres.




(dil/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads