Pantura Pati Kebanjiran Pagi Ini Imbas Kali Widodaren Meluap

Pantura Pati Kebanjiran Pagi Ini Imbas Kali Widodaren Meluap

Dian Utoro Aji - detikJateng
Minggu, 11 Jan 2026 09:20 WIB
Pantura Pati tepatnya Desa Ketitang Wetan Kecamatan Batangan, Pati terendam banjir, Minggu (11/1/2026).
Pantura Pati tepatnya Desa Ketitang Wetan Kecamatan Batangan, Pati terendam banjir, Minggu (11/1/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng.
Pati -

Pantura Pati tepatnya Desa Ketitang Wetan Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati kebanjiran pagi ini. Genangan banjir karena Kali Widodaren meluap.

Pantauan detikJateng, debit air di Kali Widodaren terpantau tinggi per pagi ini, pukul 08.40 WIB. Terpantau genangan banjir meluap sampai ke jalan pantura dan rumah warga.

Jalan pantura Pati-Rembang sepanjang 500 meter tergenang banjir. Genangan banjir kisaran 20 sampai 30 sentimeter. Dampaknya arus lalu lintas padat merayap baik dari arah Pati ke Rembang maupun sebaliknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan rumah warga yang berada di tepi sungai beberapa yang kebanjiran. Warga pun berupaya membersihkan dan menghalau banjir agar tidak masuk ke rumah.

Warga setempat, Mudhofar, mengatakan curah hujan yang tinggi beberapa hari itu membuat Kali Widodaren meluap sejak dini hari sampai pagi ini. Dampaknya genangan ke jalan dan permukiman warga.

ADVERTISEMENT

"Banjir banget gede meluap lagi ini lebih parah daripada semalam. Ini semakin meninggi, pantura kebanjiran," jelas Mudhofar ditemui di lokasi, Minggu (11/1/2026).

Pantura Pati tepatnya Desa Ketitang Wetan Kecamatan Batangan, Pati terendam banjir, Minggu (11/1/2026).Pantura Pati tepatnya Desa Ketitang Wetan Kecamatan Batangan, Pati terendam banjir, Minggu (11/1/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

Mudhofar mengaku khawatir jika banjir semakin meluap dan tanggul kali jebol. Sebab kondisi terkini jalan pantura kerendam banjir.

"Ada 500 meter jalan ada yang kebanjiran. Kedalaman banjir 30 sentimeter," jelasnya.

Warga lainnya, Parmi, menjelaskan kali meluap sejak sore sampai pagi ini yang semakin parah.

"Ini meluap sudah sore ditambah hujan deras akhirnya ini meluap ke jalanan dan permukiman warga. Ini di jalan sepanjang 500 meter terendam banjir. Lalu lintas melambat," terang dia.

Parmin mengaku khawatir jika tanggul kali tidak kuat dan jebol.

"Warga yang dekat dengan kali beberapa yang terdampak banjir. Kalau saya sendiri khawatir kalau jebol lagi bisa ke permukiman warga," jelasnya.




(apl/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads