Tim Asean Paragames RI Tak Targetkan Juara Umum, Ini Penyebabnya

Tim Asean Paragames RI Tak Targetkan Juara Umum, Ini Penyebabnya

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Sabtu, 10 Jan 2026 13:45 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, saat melepas atlet Paragames Indonesia, di Balai Kota Solo, Sabtu (10/1/2026).
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, saat melepas atlet Asean Paragames Indonesia, di Balai Kota Solo, Sabtu (10/1/2026). Foto: Agil Trisetiawan P/detikJateng
Solo -

Target Indonesia di Asean Paragames 2025 Thailand mengalami penurunan. Indonesia tidak lagi menargetkan juara umum, setelah mencetak hattrick kemenangan.

Wakil Sekjen NPC Indonesia Rima Ferdianto mengatakan, Indonesia mengirimkan 290 atlet, yang akan bertanding pada 18 cabang olahraga (Cabor). Ditargetkan, Indonesia meraih 82 emas, 77 perak, dan 77 perunggu. Dengan target itu, Indonesia tidak mungkin keluar sebagai juara umum.

"Sudah tidak mungkin lagi (jadi juara umum), karena 63 nomor emas kita sudah dihapus oleh tuan rumah (Thailand). Kemudian Thailand membuat nomor sendiri dengan Laos itu 50 nomor lebih, itu emas gratis," kata Rima saat dihubungi detikJateng, Sabtu (10/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rima menjelaskan, Thailand akan sangat mudah meraih 175 emas, karena sejumlah nomor baru hanya diikuti Thailand dan Laos. Sementara Indonesia akan kesulitan meraih 100 medali emas.

ADVERTISEMENT

Dicontohkan, Atlet Para-renang Rifky Yavianda yang memecahkan dua rekor di Asian Para Games 2022, hanya diberi satu nomor. Padahal Rifky ditargetkan bisa turun pada enam nomor, dan bisa meraih enam emas.

Lalu Atlet Para-atletik, Karisma Evi Tiarani, yang ditargetkan meraih tiga emas lewat nomor lari 100 meter, 200 meter, dan lompat jauh. Namun nomor larinya dihapus, dan hanya diberi nomor lompat jauh yang dipertandingkan.

"Thailand membuat nomor kursi roda sendiri ada puluhan, dan pesertanya hanya Thailand dan Laos. Jadi itu sudah emas gratis untuk Thailand. Selain itu, mereka juga melakukan itu renang, atletik, menembak, balap sepeda, dan bowling. Cabor itu banyak sekali peserta yang hanya terdiri dari Thailand dan Laos," jelasnya.

Rima menargetkan Indonesia maksimal masih bisa keluar sebagai runner-up di ajang Asean Paragames 2025 Thailand. Kontingen Indonesia sendiri sudah dikukuhkan dan dilepas hari ini, di Balai Kota Solo.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, tetap optimis para atlet akan memberikan hasil yang terbaik. Sebab, Indonesia telah tiga kali berturut-turut keluar sebagai juara umum.

"Kami merasa yakin para atlet dan NPC akan selalu memberikan yang terbaik. Kalau kita lihat, rata-rata prestasinya selalu di ranking satu dan dua. Ini luar biasa. Tentu nanti akan kita lihat bersama hasilnya di Thailand seperti apa," kata Erick di Balai Kota Solo.

Sejumlah Cabor menjadi unggulan untuk meraih medali, diantaranya atletik, tenis meja, catur, angkat berat, renang, hingga badminton. Selain tuan rumah, Erick meminta Indonesia tetap mewaspadai negara-negara lain agar target keluar sebagai runner-up bisa tercapai.

"Tentu yang harus diwaspadai tuan rumah. Kalau ingin mencapai peringkat kedua atau ketiga, kita juga harus mengantisipasi negara-negara lain seperti Vietnam atau Malaysia, beberapa negara tetangga yang punya persiapan yang baik," ucapnya.



(ahr/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads