Kejadian tragis terjadi di Grabag, Kabupaten Magelang. Seorang balita perempuan berinisial KS (4) ditemukan tewas dalam sumur, dengan dugaan korban terpeleset.
Kejadian korban diduga terpeleset dalam sumur saat bermain sekitar pukul 09.30 WIB. Kemudian kejadian tersebut dilaporkan menuju Polsek Grabag hingga diteruskan menuju Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Magelang dan Kantor Basarnas Unit Siaga SAR Borobudur.
Adapun operasi penanganan berlangsung sekitar 25 menit. Korban ditemukan di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 20 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kronologis awal, kita menerima informasi pukul 09.30 WIB. Menerima informasi dari warga bahwa telah terjadi balita tercebur sumur. Jenis kelamin perempuan dengan kondisi sudah meninggal dunia," kata Koordinator Unit Siaga SAR Borobudur, Arif Yulianto, kepada wartawan di lokasi kejadian, Senin (5/1/2026).
"Sumur itu, kurang lebih dengan kedalaman 20 meter. Dari permukaan air di bawah itu, kurang lebih sekitar 3 meter," sambung Arif.
Arif melanjutkan pihaknya bekerja sama dengan Damkar Kabupaten Magelang untuk melakukan evakuasi jenazah balita tersebut.
"Menurunkan satu rescuer ke dalam sumur. Rescuer tersebut menggunakan SCBA (alat bantu pernapasan). Rescuer sendiri awal memakai gala (dari bambu), kemudian tidak tergapai akhirnya menyelam," ujarnya.
"Untuk proses penanganan kurang lebih kita sekitar 25 menit. Kendalanya, posisi korban sudah berada di dasar sumur. Yang kurang lebih itu tadi saya sebutkan di awal kurang lebih ketinggian air 3 meter," bebernya.
Terpisah, Kapolsek Grabag AKP Suhartoyo, saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia juga menjabarkan kronologinya.
"Saat itu, ibu korban YN (32) bermain dengan korban. Selanjutnya (ibunya) membuatkan minum untuk korban ke dapur. Korban bermain di depan rumah sendirian. Selang beberapa (menit), ibunya mendengar adanya suara dari arah sumur dan berteriak melihat posisi sumur tutup terbuka," ujar Suhartoyo dalam pesan singkatnya.
(apu/ams)
