Syaban adalah bulan kedelapan kalender Hijriah yang dinanti-nantikan umat Islam. Terlebih ada malam Nisfu Syaban yang kabarnya punya keistimewaan.
Mengenai Nisfu Syaban, memang ada perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai keutamaannya. Namun, semua ulama sependapat bahwasanya pada bulan Syaban, mengerjakan puasa sunnah adalah amalan yang dianjurkan.
Dilihat dari buku 32 Faedah Terkait Bulan Syakban yang ditulis Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid, dasarnya kesunnahan puasa bulan Syaban adalah sabda Nabi Muhammad SAW:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ψ°ΩΩΩΩΩ Ψ΄ΩΩΩΨ±Ω ΩΩΨΊΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΨ§Ψ³Ω ΨΉΩΩΩΩΩ Ψ¨ΩΩΩΩΩ Ψ±ΩΨ¬ΩΨ¨Ω ΩΩΨ±ΩΩ ΩΨΆΩΨ§ΩΩΨ ΩΩΩΩΩΩ Ψ΄ΩΩΩΨ±Ω ΨͺΩΨ±ΩΩΩΨΉΩ ΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΨ£ΩΨΉΩΩ ΩΨ§ΩΩ Ψ₯ΩΩΩΩ Ψ±ΩΨ¨ΩΩ Ψ§ΩΩΨΉΩΨ§ΩΩΩ ΩΩΩΩΨ ΩΩΨ£ΩΨΩΨ¨ΩΩ Ψ£ΩΩΩ ΩΩΨ±ΩΩΩΨΉΩ ΨΉΩΩ ΩΩΩΩ ΩΩΨ£ΩΩΩΨ§ Ψ΅ΩΨ§Ψ¦ΩΩ Ω
Artinya: "Itulah bulan (Syaban) yang manusia lalai darinya sebab ia terletak antara Rajab dan Ramadan, pada bulan inilah amalan-amalan diangkat kepada Rabb semesta alam, dan sungguh aku menyukai ketika amalan-amalanku diangkat sedang aku tengah mengerjakan ibadah puasa." (HR an-Nasa'i nomor 2357. Syaikh al-Albani menyebut hadits ini hasan)
Nabi Muhammad SAW tidak merinci tanggal puasa Syaban. Artinya, kesunnahan puasa Syaban berlaku umum. Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim mengetahui tanggal 1 Syaban agar dapat beribadah maksimal.
Jadi, tanggal 1 Syaban 2026 itu hari apa? Berikut jadwal dan kalendernya!
Poin Utamanya:
- Menurut pemerintah, NU, dan Muhammadiyah, 1 Syaban 1447 H jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.
- Pemerintah dan NU memprediksi Syaban 2026 berlangsung genap 30 hari. Sementara itu, Muhammadiyah menetapkannya berjalan 29 hari.
- Malam Nisfu Syaban 2026 bertepatan dengan Senin malam, 2 Februari 2026.
1 Syaban 2026 Hari Apa?
Tanggal 1 Syaban versi pemerintah dapat dicek melalui Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dikeluarkan Kementerian Agama. Dalam kalender itu, 1 Syaban tertulis jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.
Artinya, sejak Senin malam, 19 Januari 2026, 1 Syaban 1447 H resmi dimulai. Mengingat, kalender Hijriah berganti hari saat Matahari terbenam, bukan tengah malam layaknya kalender Masehi.
Bagaimana dengan Nahdlatul Ulama (NU)? Melalui Almanak Tahun 2026, Lembaga Falakiyah PCNU Kabupaten Bojonegoro memprediksi 1 Syaban 1447 H jatuh pada tanggal yang sama dengan pemerintah.
"Posisi hilal belum memenuhi kriteria Imkanurrukyah sehingga 1 Sya'ban 1447 H diprediksi jatuh pada Selasa Pahing, 20 Januari 2026," bunyi keterangan dalam almanak itu, dikutip pada Senin (5/1/2026).
Muhammadiyah dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) pun mengeluarkan tanggalan serupa. Dilihat dari situs resmi KHGT, 1 Syaban 1447 H jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.
Perbedaan tanggalan terlihat dari lama hari Syaban berlangsung. Prediksi pemerintah dan NU menyebut Syaban berlangsung genap 30 hari hingga Rabu, 18 Februari 2026. Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan Syaban berjalan 29 hari saja sampai Selasa, 17 Februari 2026.
Penetapan hari akhir Syaban ini juga didukung ketetapan dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2 /MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah. Tertulis bahwasanya 1 Ramadhan sudah dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026. Otomatis, hari terakhir Syaban bertepatan dengan Selasa, 17 Februari 2026.
"Di seluruh dunia tanggal 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026 M," tulisan nomor 4 poin A ketetapan itu.
Akhir kata, meski jumlah harinya berbeda, pemerintah, NU, dan Muhammadiyah kompak mengatakan 1 Syaban 2026 bertepatan dengan Selasa, 20 Januari. Perlu diingat, hari pertama Syaban versi NU masih bersifat prediksi. Penetapannya akan diumumkan pada akhir Rajab mendatang.
Konversi Kalender Masehi Syaban 2026
Berdasar prediksi maupun ketetapan yang sudah disinggung di atas, berikut kalender Syaban 2026 dan konversinya ke tanggalan Masehi:
- Selasa, 20 Januari 2026/1 Syaban 1447 H
- Rabu, 21 Januari 2026/2 Syaban 1447 H
- Kamis, 22 Januari 2026/3 Syaban 1447 H
- Jumat, 23 Januari 2026/4 Syaban 1447 H
- Sabtu, 24 Januari 2026/5 Syaban 1447 H
- Minggu, 25 Januari 2026/6 Syaban 1447 H
- Senin, 26 Januari 2026/7 Syaban 1447 H
- Selasa, 27 Januari 2026/8 Syaban 1447 H
- Rabu, 28 Januari 2026/9 Syaban 1447 H
- Kamis, 29 Januari 2026/10 Syaban 1447 H
- Jumat, 30 Januari 2026/11 Syaban 1447 H
- Sabtu, 31 Januari 2026/12 Syaban 1447 H
- Minggu, 1 Februari 2026/13 Syaban 1447 H
- Senin, 2 Februari 2026/14 Syaban 1447 H
- Selasa, 3 Februari 2026/15 Syaban 1447 H
- Rabu, 4 Februari 2026/16 Syaban 1447 H
- Kamis, 5 Februari 2026/17 Syaban 1447 H
- Jumat, 6 Februari 2026/18 Syaban 1447 H
- Sabtu, 7 Februari 2026/19 Syaban 1447 H
- Minggu, 8 Februari 2026/20 Syaban 1447 H
- Senin, 9 Februari 2026/21 Syaban 1447 H
- Selasa, 10 Februari 2026/22 Syaban 1447 H
- Rabu, 11 Februari 2026/23 Syaban 1447 H
- Kamis, 12 Februari 2026/24 Syaban 1447 H
- Jumat, 13 Februari 2026/25 Syaban 1447 H
- Sabtu, 14 Februari 2026/26 Syaban 1447 H
- Minggu, 15 Februari 2026/27 Syaban 1447 H
- Senin, 16 Februari 2026/28 Syaban 1447 H
- Selasa, 17 Februari 2026/29 Syaban 1447 H (Versi Muhammadiyah)
- Rabu, 18 Februari 2026/30 Syaban 1447 H (Versi pemerintah dan NU)
Kapan Malam Nisfu Syaban 2026?
Secara bahasa, 'nisfu' berarti setengah atau pertengahan. Ketika kata ini digabungkan dengan Syaban yang merupakan nama bulan, maka Nisfu Syaban berarti pertengahan bulan Syaban, yakni tanggal 15.
Jadi, kapan malam Nisfu Syaban 2026? Menurut kalender di atas, 15 Syaban jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026. Artinya, malam tanggal 15 bertepatan dengan Senin malam, 2 Februari 2026.
Demikian sekilas informasi mengenai tanggal 1 Syaban 2026 dan kalendernya. Semoga bermanfaat!
(par/dil)











































