Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian terhadap pendaki bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang hilang di Gunung Slamet. Pencarian hari ini melibatkan 111 personel dengan radius 5 kilometer dari lokasi evakuasi korban sebelumnya.
"Sampai hari ini kita sudah kerahkan 111 personel. Kita perluas pencarian, untuk radiusnya sampai hari ini kita tembus 5 kilometer dari titik terakhir korban yang kita evakuasi sebelumnya," kata Komandan Posko Pencarian di Basecamp Dipajaya Pemalang, Dani Fitra Maulana kepada detikJateng di lokasi, Sabtu (05/01/2026).
Dani mengatakan, hari ini pihaknya membagi tim pencarian dalam empat SRU (Search and Rescue Unit).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Satu SRU itu di area Pos Pelawangan sampai dengan jalur Gunung Malang. Kemudian ada SRU lagi di area Pos 6 sampai ke Pos 5. Kemudian ada Pos 6 ke arah Basecamp Cemoro Sakti. Dan satu lagi dari Pos 4 ke Pos 3," ujar Dani.
Dani menyebut proses pencarian hari ini masih berhadapan dengan hujan lebat.
"Kondisi cuaca sampai saat ini masih tidak bersahabat, masih turun hujan dengan intensitas yang cukup lebat. Jadi agak menyulitkan kami tim pencari dalam melaksanakan pencarian," ucap Dani
"Kami mohon doanya juga kepada masyarakat untuk didoakan yang terbaik, semoga survivor ini segera bisa kita temukan," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, dua pendaki Gunung Slamet dikabarkan hilang. Keduanya melakukan pendakian melalui jalur Dipajaya Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang pada Sabtu (27/12/2025) pukul 23.00 WIB, untuk pendakian tektok atau pendakian cepat. Estimasi waktu kedatangan pada Minggu (28/12/2025) sore.
Salah satu korban ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung dievakuasi ke basecamp Dipajaya. Menurut korban selamat, mereka berdua terpisah di sekitar Pos 9, karena Syafiq Ali saat itu mencoba mencari bantuan.
(dil/dil)











































