Kalender Hijriah Hari Ini 2 Januari 2026 dan Manfaat Sholat bagi Kesehatan

Kalender Hijriah Hari Ini 2 Januari 2026 dan Manfaat Sholat bagi Kesehatan

Nur Umar Akashi - detikJateng
Jumat, 02 Jan 2026 08:46 WIB
Kalender Hijriah Hari Ini 2 Januari 2026 dan Manfaat Sholat bagi Kesehatan
Ilustrasi sholat. (Foto: Freepik/freepik)
Solo -

Perbedaan patokan kalender Masehi dan Hijriah dalam menentukan awal bulan menyebabkan tanggal yang berlainan pula. Kalender Masehi menggunakan dasar pergerakan Matahari, sedangkan kalender Hijriah mengacu pada Bulan.

Masyarakat Indonesia biasa menjadikan tanggalan Masehi sebagai panduan hidup sehari-hari. Padanya, tanggal-tanggal peringatan besar, baik nasional maupun internasional, ditetapkan. Begitu pula libur nasional dan cuti bersama.

Namun, tanggalan Hijriah tetap diperlukan. Mengingat, mayoritas orang Indonesia menganut agama Islam dan syariat-syariatnya dikerjakan berdasar kalender Hijriah. Di antaranya adalah sholat Idul Fitri, puasa sunnah Ayyamul Bidh, dan penyembelihan hewan kurban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk mengetahui tanggal Hijriah yang tepat setiap hari. Bagaimana dengan hari ini? Simak konversi Jumat, 2 Januari 2026 ke dalam tanggalan Hijriah menurut pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah via uraian berikut.

ADVERTISEMENT

Kalender Hijriah Hari Ini 2 Januari 2026

Kalender Hijriah 2 Januari 2026 Menurut Pemerintah

Tanggal hijriah versi pemerintah tertera dalam Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang dirilis Kementerian Agama. Melalui kalender itu, pemerintah mengonversi 1 Rajab 1447 H menjadi Minggu, 21 Desember 2025.

Bulan haram (mulia/terhormat) ini berlangsung genap 30 hari hingga 19 Januari 2026 mendatang. Lalu, pada 20 Januari 2026, Rajab resmi digantikan Syaban, bulan yang padanya, Nabi Muhammad SAW paling banyak berpuasa.

Atas acuan itu, pemerintah mengonversi 2 Januari 2026 menjadi 13 Rajab 1447 H.

Kalender Hijriah 2 Januari 2026 Menurut NU

Dilihat dari Instagram Lembaga Falakiyah (LF) NU, @falakiyahnu, 1 Rajab 1447 H jatuh pada Senin, 22 Desember 2025. Pasalnya, sampai Sabtu, 20 Desember 2025, tidak terlihat hilal sehingga metode penyempurnaan alias istikmal dipakai.

"Sebagai tindak lanjutnya maka awal bulan Rajab 1447 H bertepatan dengan Senin Pon 22 Desember 2025 M (mulai malam Senin) atas dasar istikmal," bunyi keterangan dalam Pengumuman Nomor: 110/PB.08/A.II.11.13/13/12/2025 tentang Awal Bulan Rajab 1447 H.

Atas dasar informasi tersebut, NU menetapkan 2 Januari 2026 sebagai 12 Rajab 1447 H.

Kalender Hijriah 2 Januari 2026 Menurut Muhammadiyah

Dilihat dari laman Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Muhammadiyah menulis Rajab 1447 H dimulai pada Ahad/Minggu, 21 Desember 2025. Sama dengan versi pemerintah, Muhammadiyah menetapkan Rajab berlangsung 30 hari genap hingga 19 Januari 2026.

Sebagai informasi, KHGT adalah versi termutakhir upaya umat Islam sedunia untuk menyatukan tanggalan, dilaporkan laman Suara Muhammadiyah. KHGT berprinsip 1 hari untuk 1 tanggal di seluruh dunia sehingga tidak ada lagi perbedaan. Kalender ini mulai dipedomani Muhammadiyah sejak tahun 1447 H.

Dengan demikian, Muhammadiyah menetapkan 2 Januari 2026 sebagai 13 Rajab 1447 H.

Manfaat Sholat bagi Kesehatan

Di luar sholat sunnah, umat Islam diwajibkan mengerjakan sholat fardhu sehari semalam sebanyak 5 kali. Dalil kewajiban sholat fardhu terdapat dalam Al-Quran maupun hadits Nabi Muhammad SAW.

Salah satu haditsnya, dikutip dari buku Panduan Lengkap Shalat Hari Raya oleh Ustadz Dr Firanda Andirja Lc MA, adalah:

خَمْسُ صَلَوَاتٍ فِي اليَوْمِ وَاللَّيْلَةِ ، فَقَالَ : هَل عَلَيَّ غَيْرُهَا؟ قَالَ: لَا، إِلَّا أَنْ تَطَوَّعَ

Artinya: "Sholat lima waktu di setiap hari dan malamnya, lalu lelaki itu bertanya kembali, 'Apakah ada selainnya yang diwajibkan untukku?' Beliaupun menjawab, 'Tidak kecuali engkau melakukan yang sunnah'." (HR Bukhari no 2678 dan Muslim no 11)

Tidak bisa dipungkiri, kadang kala, menunaikan kewajiban sholat 5 waktu ini terasa berat. Alasannya bisa sangat bermacam-macam, mulai dari tubuh yang kelelahan hingga rasa malas menyelimuti dengan begitu hebatnya.

Meski begitu, umat Islam harus berusaha melawan hambatan-hambatan itu sebaik mungkin dan tetap sholat sesuai ajaran Nabi SAW. Guna memperkuat motivasi itu, detikers perlu mengetahui manfaat kesehatan yang didapat dengan mengerjakan sholat.

Apakah ada dan sudah teruji secara ilmiah? Cek poin-poin penting manfaatnya di bawah ini:

1. Mengurangi Nyeri Sendi

Diringkas dari Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) berjudul 'Manfaat Gerakan Sholat pada Kesehatan Fisiologis Tubuh' tulisan Fahrus Surya Ardiansyah, gerakan takbiratul ihram dapat membantu mengurangi nyeri sendi siku dan bahu. Hal ini dimungkinkan dengan peletakan posisi tangan saat bersedekap yang ada di bawah jantung dan di atas perut.

2. Melancarkan Aliran Darah

Siapa sangka gerakan-gerakan sholat ternyata bermanfaat untuk memperlancar aliran darah. Hal ini dijelaskan oleh Aqidatur Rofiqoh dalam tulisannya, 'Shalat dan Kesehatan Jasmani' yang dipublikasikan di jurnal Spiritualita.

"Selain itu, gerakan ruku' ini juga dapat menjaga kesempurnaan dan fungsi tulang belakang. Serta dapat mensejajarkan posisi jantung dengan otak sehingga aliran darah dapat mengalir dengan maksimal ke bagian tengah tubuh," tulis Rofiqoh.

Bukan hanya rukuk, tetapi juga gerakan-gerakan sholat lain membantu melancarkan aliran darah. Herwani dalam Jurnal Kesehatan berjudul 'Korelasi Sholat Terhadap Kesehatan Tubuh' misalnya, menyebut sujud memaksimalkan aliran darah dan oksigen ke otak, kepala, dan seluruh tubuh.

3. Menyehatkan Mental

Sudah jadi pemahaman umum bahwa selain kesehatan jasmani, kesehatan mental juga mesti diperhatikan. Beruntungnya, sholat bukan hanya ibadah, tetapi juga membuat kesehatan mental seorang muslim terjaga selama dilakukan dengan benar.

Dikutip dari Journal Islamic Education berjudul 'Pengaruh Gerakan Sholat Terhadap Kesehatan Mental dan Jasmani' oleh Aniqoh Zahrah Putri Pratami dkk, sholat membuat pelakunya merasakan ketenangan di hati. Hal ini bahkan dijanjikan Allah SWT dalam firman-Nya:

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ

Artinya: "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram." (QS ar-Ra'd: 28)

Bukan hanya ketenangan, sholat mampu mengusir rasa stres. Penelitian McCullough menemukan hasil bahwasanya orang stres yang sholat dapat melihat situasi penyebab stres itu dari sudut pandang positif. Alhasil, ia menjadi tenang, baik secara fisik maupun psikologis.

4. Melenturkan Otot

Sholat melibatkan rangkaian gerakan tubuh seperti berdiri, rukuk, sujud, dan duduk yang dilakukan secara berulang dan teratur. Gerakan-gerakan ini membantu meregangkan otot, meningkatkan fleksibilitas, serta mencegah kekakuan pada sendi dan otot tubuh.

Selain itu, perpindahan posisi dalam sholat membuat otot bekerja secara seimbang tanpa tekanan berlebihan. Hal ini bermanfaat untuk menjaga kelenturan otot, memperbaiki postur tubuh, dan mendukung kesehatan fisik secara alami dan berkelanjutan.

Demikian sekilas mengenai kalender Hijriah hari ini 2 Januari 2026 dan manfaat kesehatan sholat. Semoga bermanfaat!




(sto/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads