Blak-blakan FX Rudy Ungkap Alasan Mundur dari Plt PDIP Jateng

Terpopuler Sepekan

Blak-blakan FX Rudy Ungkap Alasan Mundur dari Plt PDIP Jateng

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 27 Des 2025 09:27 WIB
Blak-blakan FX Rudy Ungkap Alasan Mundur dari Plt PDIP Jateng
Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo melakukan cap jempol darah di kantor DPC PDIP, Jumat (10/1/2025). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng
Solo -

FX Hadi Rudyatmo mendadak mundur sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDIP Jawa Tengah. Rudy blak-blakan mengungkap alasannya mundur.

Diketahui, Rudy ditunjuk sebagai Plt Ketua DPD PDIP pada pertengahan Agustus lalu usai Kongres PDIP di Bali. Dia menggantikan Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul yang diberi tugas mengampu beberapa DPD PDIP.

"Jadi mau Plt tau apapun wong saya ini kader partai petugas partai kalau saya diperintah ketua umum ya apapun risikonya apapun tugasnya ya saya lakukan semaksimal mungkin sesuai dengan harapan beliau untuk hasil kongres. Namun kalau kabar itu teman-teman sudah dengar namun secara apa penugasan berupa surat belum saya terima," ucap Rudy saat ditemui detikJateng, Rabu 20 Agustus 2025 lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Paling tidak ditunjuk sebagai Plt pun ya tetap akan saya laksanakan dengan baik tanpa harus saya menyakiti orang lain juga karena ini penugasan kok. Penugasan ya kita lakukan dengan sebaik-baiknya yang persoalan-persoalan apa yang seharusnya saya lakukan ya itu nanti saya lakukan bareng-bareng sama teman-teman DPD dan DPC toh tentunya. Itu saja bagi saya," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Tulis Surat Pengunduran Diri

Empat bulan berlalu, Rudy memilih mundur. Surat pengunduran diri FX Rudy itu diterima (Plt) Ketua DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa, pada Rabu (17/12) lalu.

Teguh mengatakan surat pengunduran diri FX Rudy diberikan ke 35 DPC kabupaten/kota di Jawa Tengah.

"Ya benar (Pak Rudy mengundurkan diri). Saya belum ketemu, tadi ke rumahnya belum ketemu, nggak tahu beliau ada di mana. Pascasurat pengunduran diri belum berkomunikasi dengan saya dan teman-teman DPC," kata Teguh di Kantor DPC PDIP Solo, Kamis (18/12/2025).

Berikut isi lengkap dari surat pengunduran diri mantan Wali Kota Solo periode 2016-2021 tersebut.

Kepada Yth.
Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri Di tempat,
Yang bertanda tangan dibawah ini kami:

Surakarta, 12 Desember 2025

Nama : FX. Hadi Rudyatmo (Nama panggilan Rudy Kumis)
Tempat tanggal lahir : Solo, 13 Februari 1958
Alamat: Pucangsawit RT.002 RW. 009 Jebres Kota Surakarta
Jabatan: Plt. Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah
No KTA: 33.72.04.1006.130260.8001

Dengan Hormat.
Sebelumnya kami menghaturkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Ketua Umum Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri kepada kami beserta keluarga dan kami mohon maaf tidak bisa membalas kebaikan Ibu Ketua Umum,

Dengan mengingat dan mempertimbangkan ketidakmampuan kami menjadi Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah serta melihat situasi kondisi saat ini, agar organisasi tetap berjalan solid dan kompak, dengan tulus ikhlas kami mulai tanggal 17 Desember 2025 mengundurkan diri dari jabatan yang ditugaskan Ketua Umum Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri sebagai Plt. Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah

Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya selama kami menjadi Kader PDI mulai tahun 1977 menjabat sebagai Bankordes (5 tahun ), tahun 1982 Sekretaris Komdes (5 Tahun), tahun menjadi Ketua Komdes (5 tahun), tahun 1992 menjadi Sekretaris Komcat, tahun 1996 menjadi Ketua PAC PROMEG sampai tahun 1998 diganti nama menjadi Ketua PAC PDI Perjuangan sampai dengan tahun 2000 kemudian mulai akhir tahun 2000 menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta sampai dengan tahun 2025 (5 Periode ).

Dengan Legowo dan Tulus Ikhlas kami mohon tetap menjadi anggota PDI Perjuangan biasa. Kami tetap loyal, taat dan patuh kepada Umum Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri dan tetap berjuang siap memenangkan Pemilu Tahun 2029.

Semoga Ketua Umum Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri berkenan menerima pengunduran diri kami dan menerima kami menjadi Anggota PDI Perjuangan biasa.
Sebelum dan sesudahnya kami haturkan banyak terima kasih.

Tembusan:
1. Sekjen DPP PDI Perjuangan
2. Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi PDI Perjuangan
3. Ketua DPP PDI Perjuangan
4. Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah
5. Ketua DPC PDI Perjuangan se-Jawa Tengah
Hormat KΓ‘mi FX. Hadi Rudyatmo

Alasan Mundur dari Plt Ketua DPD PDIP

Rudy menyebut keputusannya mundur sudah bulat. Keputusan itu bukan paksaan dari siapapun. Dia mengaku ingin menjadi kader biasa.

Dia menyebut pengunduran dirinya berkaitan dengan sindiran di media sosial yang menyebut 'lulusan TK memimpin PDI Perjuangan di Jawa Tengah apa mampu ya?'

"Pengunduran diri saya ini, saya legowo dan tulus ikhlas untuk menjadi anggota partai biasa saja, karena saya merasa tidak mampu dan supaya persatuan dan kesatuan tentang partai itu tidak berpengaruh dan organisasi tetap solid. Nggak ada paksaan," kata Rudy, di rumahnya di Pucangsawit, Jebres, Solo, Sabtu (20/12/2025).

Rudy mengaku sudah melapor ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal pengunduran dirinya. Sebagai kader biasa, ia menegaskan akan tetap loyal dan taat kepada Megawati.

FX Hadi Rudyatmo atau FX Rudy saat ditemui di kediamannya di Pucangsawit, Jebres, Solo, Sabtu (20/12/2025).FX Hadi Rudyatmo atau FX Rudy saat ditemui di kediamannya di Pucangsawit, Jebres, Solo, Sabtu (20/12/2025). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng

"Sehingga apa yang pernah kami lakukan mulai tahun '77 sampai sekarang, ini sudah saya laporkan kepada Ibu Ketua Umum. Saya mengundurkan diri dengan legowo dan tulus ikhlas menjadi anggota partai biasa dan saya tetap loyal, taat, dan patuh pada Ibu Ketua Umum Megawati Soekarno Putri untuk berjuang memenangkan Pemilu 2029," ujar dia.

Mundur dari Pencalonan Ketua DPD

Rudy juga memutuskan mundur dari calon Ketua DPD PDIP Jawa Tengah. Dengan demikian, ia tidak akan menjadi Ketua DPD PDIP Jawa Tengah secara definitif.

"Nggak ada DPD definitif, saya mengundurkan diri dari Plt dan calon ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah. Karena saya menjaga persatuan pusat, demi persatuan kesatuan partai itu sendiri, dan demi solidnya organisasi PDI Perjuangan," tegasnya.

Saat ditanya apakah ada gejolak di sejumlah DPC PDIP Jawa Tengah sejak dirinya mengemban posisi Plt Ketua DPD PDIP Jateng, Rudy menampik. Namun ia mengakui sempat ada sindiran di media sosial.

"Nggak ada (gejolak). Orang lulusan TK, di medsos kan begitu, lulusan TK memimpin PDI Perjuangan di Jawa Tengah apa mampu ya? Saya jawab tidak mampu, sudah," ucap Rudy.

"Nah, itulah yang, menjadi alasan karena ketidakmampuan untuk memimpin, lebih baik saya menjadi anggota partai biasa saja. Dan demi kepentingan persatuan dan kesatuan partai, dan demi kepentingan organisasi yang lebih solid, saya itu saja," pungkas Rudy, tanpa menyebut siapa yang melontarkan sindiran tersebut.

Dia menjelaskan keinginan mundur muncul sejak adanya nama lain di bursa calon ketua DPD Jateng. Apalagi, saat itu banyak isu yang beredar soal dirinya di media sosial.

"Oh, iya (pertimbangan mundur sejak muncul nama?). Dari isu-isu yang begini-begini yang katanya nggak pernah menjamah, menanggapi di medsos, itu pun saya dituduh, ya aku ya diam saja, enggak masalah. Dituduh menjelek-jelekkan calon yang lain, enggak pernah saya menuruti itu-itu," kata Rudy.

Batalkan Kunjungan ke DPC se-Jateng

Rudy juga mengungkap dirinya sempat berecana melakukan safari politik sejak 1 Oktober 2025. Namun hal itu telah dia batalkan.

"Muncul calon-calon, saya mending tidak ke mana-mana, artinya tidak keliling ke DPC-DPC, padahal saya tanggal 1 Oktober itu mau keliling ke DPC-DPC sebetulnya. Namun karena ada, muncul-muncul calon yang lain, mending saya tidak melakukan keliling ke DPC," ujarnya.

"Nanti dikira saya minta dukungan. Saya jadi Plt ini kan yang menugaskan kan Ibu Ketua Umum," ungkapnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Digandeng Anak Puan, Megawati Hadiri Penutupan Rakernas PDIP"
[Gambas:Video 20detik]
(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads