Pasangan suami istri (pasutri) warga Dukuh Tegal Rejo, Desa Wates, Kecamatan Simo, Boyolali, Juwarno dan Kasmi, dikeroyok tawon hutan hingga keduanya opname di RSUD Simo. Dua kambing mereka juga tewas akibat sengatan tawon tersebut.
"Ada dua warga yang menjadi korban sengatan tawon itu, yakni Bapak Juwarno dan istrinya, Ibu Kasmi," kata Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, Rabu (10/12/2025).
Supriyono mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (9/12) siang. Awalnya, Juwarno dan Kasmi sedang mencari rumput di ladang. Tanpa sadar aktivitas mereka mengenai sarang tawon yang ada di tanah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok tawon itu langsung menyerang dan menyengat Juwarno. Dia pun berteriak minta tolong. Lalu datang Kasmi untuk menolong. Tetapi Kasmi juga turut dikeroyok tawon-tawon itu.
Keduanya langsung berlari pulang, tapi tawon-tawon itu terus mengejar. Di rumah pasutri tersebut, kawanan tawon juga menyerang dua kambing ternak hingga mati.
Selanjutnya, pasutri itu dibawa ke RSUD Simo. Hingga hari ini kedua korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Pada Selasa kemarin sekitar pukul 15.00 WIB, warga melihat gerombolan tawon yang berada di atas pohon. Kemudian meminta tolong ke Damkar boyolali agar bisa dieksekusi," ujar Supri.
Damkar kemudian mendatangi lokasi. Penanganan sarang lebah hutan itu dilakukan Damkar Satpol PP Boyolali pada Selasa (9/12), dari pukul 17.30 WIB sampai 18.30 WIB.
