Pengunjung Lompat dari Lantai 4 Neo Solo Grand Mall Tewas, Polisi: Indikasi Bundir

Pengunjung Lompat dari Lantai 4 Neo Solo Grand Mall Tewas, Polisi: Indikasi Bundir

Tara Wahyu NV - detikJateng
Minggu, 30 Nov 2025 21:04 WIB
Pihak kepolisian melakukan evaluasi dan olah TKP perempuan melompat dari lantai 4A Neo Solo Grand Mall, Minggu (30/11/2025).
Pihak kepolisian melakukan evaluasi dan olah TKP perempuan melompat dari lantai 4A Neo Solo Grand Mall, Minggu (30/11/2025). (Foto: Dok. Polsek Laweyan)
Solo -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Pengunjung Neo Solo Grand Mall yang melompat dari ketinggian diketahui merupakan perempuan berinisial VRG (26). Korban melompat dari lantai 4A gedung tersebut dan kondisinya meninggal dunia.

Korban merupakan warga Jatipurno, Karanganyar. Kapolsek Laweyan, Kompol Dani Herlambang mengatakan ada indikasi korban bunuh diri dari lokasi yang merupakan tempat parkir mobil itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Telah terjadi seorang perempuan meninggal dunia indikasi bunuh diri melompat dari tempat parkir mobil Lantai 4A Solo Grand Mall," kata Dani, Minggu (30/11/2025).

Dani mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 18.15 WIB. Ia mengatakan VRG jatuh di lobi Barat Neo Solo Grand Mal.

ADVERTISEMENT

"Korban berusia 26 tahun warga Jatipurno, Karanganyar," ungkapnya.

Dani menjelaskan saat itu satpam mendengar teriakan di area lobi barat Neo Solo Grand Mall. Kemudian kedua satpam melihat seorang perempuan meninggal dunia dalam keadaan tengkurap.

"Dua saksi yakni satpam menuju lobi barat melihat seorang perempuan meninggal dunia dalam keadaan tengkurap dan pelipis kanan mengeluarkan darah," ujarnya.

Atas kejadian tersebut, satpam lainnya mengecek lantai 4A dan menemukan tas warna abu serta kacamatan milik korban.

"Tas dan kacamata milik korban diletakkan di tembok pembatas atau lokasi tas tepat di atas jatuhnya korban," bebernya.

Pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi dan melakukan identifikasi gabungan. Korban langsung dibawa ke RSUD Moerwardi untuk dilakukan visum.

"Pukul 18.30 Wib SPK, Tim Identifikasi dan gabungan piket fungsi tiba di TKP melaksanakan olah TKP dan mencari keterangan Saksi Saksi serta mengecek CCTV. Setelah selesai dilakukan olah TKP jenazah korban dibawa ke RS Dr. Moewardi menggunakan Ambulan Senapati Nopol B 1470 URC untuk dilakukan visum," pungkasnya.

Kesaksian Warga

Salah satu warga yang berada di lokasi, Budi Taryanto (55) mengaku mendengar suara dentuman keras dari arah Mal. Ia awalnya menduga suara tersebut dari suara trafo.

"Tadi dengar, dhar! Saya kira suara trafo kayak kebakaran dulu. Ternyata ada yang jatuh, terus kita kan yang di sini pada nongkrong di sini, nongkrong di wedangan itu kan pada kaget semua. Lah, ini ya suara itu suara trafo kan," katanya ditemui di kawasan Neo Grand Mal, Minggu (30/11/2025).

Ia mengatakan langsung mendatangi lokasi dan melihat seorang perempuan jatuh dari Mal. Ia menyebut, perempuan tersebut dalam kondisi meninggal dunia.

"Lihat posisi keadaannya terus saya lari ke sana ikut lari ke sana ternyata sudah meninggal, sudah ditutup semua pakai penutup dari kepala sampai paha," ungkapnya.

Budi mengatakan, korban dalam posisi tengkurap saat jatuh. Di lokasi, kata dia juga ada dua wanita yang sempat histeris melihat ada yang jatuh dari Mal.

"Posisinya tengkurap. Tapi udah ditutupi sama Pak Satpam. Tapi ada cewek, ada dua itu kelihatan yang pertama kali lihat itu jatuhnya itu mungkin agak syok," pungkasnya.




(aap/aap)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads