Bakso Remaja Gading Solo Buka Lagi Usai Heboh Isu Nonhalal

Bakso Remaja Gading Solo Buka Lagi Usai Heboh Isu Nonhalal

Tara Wahyu NV - detikJateng
Jumat, 07 Nov 2025 12:58 WIB
Bakso Remaja Gading Solo Buka Lagi Usai Heboh Isu Nonhalal
Suasana warung bakso remaja Gading Solo yang kembali buka usai dinyatakan negatif menggunakan produk nonhalal, Jumat (7/11/2025). (Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng)
Solo -

Bakso Remaja Gading Solo buka lagi setelah dinyatakan negatif dari bahan nonhalal. Pembagian ratusan porsi bakso gratis dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan pelanggan.

Pantauan detikJateng, warga memenuhi kursi yang disediakan. Bahkan, masyarakat rela antre berdiri di sekitar warung.

Diketahui, Polresta Solo, HIPMI, dan Wali Kota Solo membagikan sekira 450 kupon gratis untuk Bakso Remaja Gading. Warga pun antusias dengan adanya pembagian bakso gratis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu warga, Marni (45) mengaku mendapat info bahwa warung bakso gading buka lagi dari media sosial. Dirinya mengaku datang karena ada pembagian bakso gratis.

"Sejak 09.30 WIB tadi, infonya dari media sosial kalau hari ini buka dan ada pembagian gratis," kata dia di warung bakso Remaja Gading, Jumat (7/11/2025).

ADVERTISEMENT

Suasana warung bakso remaja Gading kembali buka usai dinyatakan negatif menggunakan produk non halal, Jumat (7/11/2025).Suasana warung bakso remaja Gading kembali buka usai dinyatakan negatif menggunakan produk non halal, Jumat (7/11/2025). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng

Marni mengaku sudah lama berlangganan bakso remaja Gading. Ia mengaku kaget saat mendengar kabar bahwa warung tersebut menggunakan bahan nonhalal.

"Ya sempat kaget, karena sudah langganan dari lama. Tapi setelah dinyatakan negatif jadi lega," bebernya.

Sementara itu pemilik Bakso Remaja Gading, Thirthania Laura Damayanthie, juga mengaku lega usai hasil uji laboratorium dari Pemkot Solo mengatakan negatif dari bahan nonhalal.

"Ya lega, meski sempat tutup sementara kemarin. Dengan acara ini, semoga pelanggan kembali percaya pada Bakso Remaja Gading," ungkapnya.

Selama penutupan sementara, ia bersama manajemen melakukan evaluasi dan melengkapi dokumen usaha yang kurang.

"Selama tutup kemarin kami fokus evaluasi, sambil mengurus sertifikasi halal dan perizinan yang belum lengkap. (Hari ini menyediakan berapa porsi?) Banyak ya, karena nggak hanya pembagian gratis saja," tuturnya.

Terpisah, Ketua Bidang 3 HIPMI Solo, Petrus Restanto Wibowo mengatakan pihaknya membagikan 450 kupon bakso gratis. Dengan pembagian ini, ia berharap bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat.

"Kita bagikan membagikan 450 porsi bakso gratis. Harapannya, kegiatan ini membawa berkah bagi semua, sekaligus memajukan UMKM Solo. Semoga di hari Jumat Berkah ini membawa kebermanfaatan bagi masyarakat," pungkasnya.

Untuk diketahui, Pemkot Solo sudah mengumumkan Bakso Remaja Gading memenuhi standar kehalalan lewat akun Instagramnya. Hal itu dilakukan karena sebelumnya sempat ada kesalahpahaman soal kandungan nonhalal.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Solo, Wahyu Kristina mengatakan hasil uji laboratorium sampel di Bakso Remaja Gading tidak mengandung daging babi.

"Hasilnya negatif. Setelah ini boleh buka kembali, tapi karena belum sertifikat halal dan kepengurusan legalitasnya, ada pendampingan dari kami untuk memperoleh sertifikat halal," kata Kristina, saat dihubungi awak media, Selasa (4/11/2025).




(alg/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads