Pemuda warga Desa Kurung, Kecamatan Ceper, Klaten, Ardho (27) yang hilang akhirnya ditemukan. Yang bersangkutan ditemukan warga di wilayah Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan setelah hilang lima hari.
"Diberitahu teman saya, ditelepon teman saya yang sedang dalam perjalanan dari Pasar Wedi ke arah lampu merah Bendogantungan," ungkap adik Ardho, Nur Huda kepada detikJateng, Jumat (24/10/2025) siang.
Dijelaskan Nur Huda, setelah mendapat kabar penemuan pada Rabu (22/10) tersebut keluarga langsung ke lokasi. Oleh keluarga, Ardho dijemput pulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dijemput oleh keluarga yang mana berada di daerah Sumberejo jalan arah Wedi. Ditemukan sedang makan di warung makan pada jam 23.00 WIB," jelas Nur Huda.
Saat ditemukan, sebut Nur Huda, kakaknya dalam kondisi sehat. Hanya saja ada luka di bagian kaki karena terjatuh di jalan.
"Kondisi sehat tapi ada beberapa luka di kaki karena jatuh. Sepeda utuh cuman ban depannya bocor," imbuh Nur Huda.
Sebelumnya diberitakan, seorang pemuda warga Desa Kurung, Kecamatan Ceper, Klaten, Ardho (27) dikabarkan hilang. Bujangan tersebut sudah lima hari tidak pulang.
Keluarga terus berusaha mencari yang bersangkutan. Hilangnya pemuda tersebut juga diunggah di akun Instagram @klaten_24jam.
"Dicari orang hilang, Nama : Ardho, Umur: 27 tahun, Alamat: kurung, ceper, klaten,19, badan kurus, ciri fisik : kulit hitam rambut pendek, Telah hilang pada hari kamis tanggal 16-10-2025, pada jam 3 sore, pergi dari rumah membawa sepeda mini warna biru, memakai kaos warna hitam...," tulis penjelasan postingan sebagaimana dikutip detikJateng, Selasa (21/10/2025) siang.
Menurut adik yang bersangkutan, Nur Huda, kakaknya pergi tanpa pamit. Kakaknya jika pergi juga tidak bisa diprediksi ke mana dan ke tempat siapa.
"Dan kakak saya kalau pergi tidak bisa diprediksi kak untuk seringnya ke mana dan ke mana. Awalnya hanya pergi bersepeda di sekitar saja atau dekat tempat kerja saya di Ceper," ungkap Nur saat diminta konfirmasi detikJateng.
"Jadi sudah lima hari lima malam, kakak saya pergi meninggalkan rumah," imbuhnya.
Kapolsek Ceper, AKP Nachrowi, mengatakan sudah mendapatkan informasi itu. Untuk sementara belum ada yang melaporkan.
"Sementara belum ada yang melaporkan ke Polsek Ceper, saya koordinasikan dengan pak Kades. Warga yang melihat bisa melapor ke Polsek," jelas Nachrowi.
(afn/dil)
