Warga Geruduk-Jarah Rumah Sahroni, Patung Iron Man Digondol

Nasional

Warga Geruduk-Jarah Rumah Sahroni, Patung Iron Man Digondol

Mulia Budi - detikJateng
Sabtu, 30 Agu 2025 21:47 WIB
Massa mengeluarkan barang milik anggota DPR Ahmad Sahroni dari dalam rumahnya di kawasan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (30/8/2025). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/sgd
Massa mengeluarkan barang milik anggota DPR Ahmad Sahroni dari dalam rumahnya di kawasan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (30/8/2025). Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Solo -

Warga menggeruduk dan menjarah rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Mereka tampak menggondol action figure Iron Man milik politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu.

Dilansir detikNews, berdasarkan pantauan detikcom di lokasi pada Sabtu (30/8/2025), salah seorang warga membawa action figure Iron Man dari rumah Sahroni. Selain itu, massa juga merusak hingga menggondol kepala action figure Iron Man itu.

Perabotan yang ada di rumah Sahroni seperti meja, kursi, elektronik AC, kulkas hingga mesin cuci juga menjadi sasaran jarahan massa. Mereka juga menjarah benda lain seperti tas, pakaian, kasur, ijazah, sertifikat tanah, kartu keluarga (KK), dan dokumen Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah mobil mewah milik Sahroni pun dipukul hingga kacanya pecah dan penyok. Kejadian tersebut sebelumnya telah viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Lurah Kebon Bawang Suratno Widodo mengonfirmasi kejadian tersebut.

"Saya di lokasi, benar (warga menggeruduk rumah Sahroni). Ini saya lagi crowded," kata dia.

Kata Sahroni soal Tunjangan DPR

Sahroni yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Partai NasDem pernah berkomentar tentang tunjangan DPR RI. Komentar Sahroni itu pun menjadi sorotan publik dan salah satu pemicu unjuk rasa besar-besaran belakangan ini.

Sahroni mengungkapkan, dia menyetujui adanya evaluasi total tunjangan yang diterima para anggota DPR.

"Saya dukung evaluasi tunjangan yang diterima anggota DPR RI, setuju evaluasi secara total," kata Sahroni saat dihubungi.

Jika evaluasi itu terjadi, Sahroni memastikan semua tunjangan hingga gajinya akan diserahkan ke rakyat. Dia pun berharap anggota DPR lainnya dapat berbuat hal yang sama.

"Untuk saya semua gaji dan tunjangan dari dulu selalu saya berikan kembali ke masyarakat, itu wajib," ucap dia.

"Semua gaji dan tunjangan yang saya terima, meski nanti dievaluasi, tetap akan saya kembalikan ke masyarakat," lanjutnya.




(apu/apu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads