Apa Fungsi Mengoleskan Pasta Gigi di Bawah Mata Saat Demo? Ini Penjelasannya

Apa Fungsi Mengoleskan Pasta Gigi di Bawah Mata Saat Demo? Ini Penjelasannya

Anindya Milagsita - detikJateng
Sabtu, 30 Agu 2025 10:12 WIB
Toothpaste in the shape of question mark coming out from toothpaste tube. Brushing teeth dental concept. 3d illustration
Ilustrasi pasta gigi. Foto: Getty Images/Bet_Noire
Solo -

Unjuk rasa atau demo menjadi sebuah aksi yang biasanya dilakukan oleh sebagian kalangan masyarakat untuk menyampaikan hak aspirasi mereka. Namun demikian, di tengah-tengah aktivitas tersebut dilakukan sering kali massa tampak mengoleskan pasta gigi di bawah mata. Lantas, mengapa mereka melakukannya?

Seperti yang diketahui, pasta gigi selama ini digunakan untuk keperluan membersihkan gigi dari sisa makanan maupun kotoran yang menempel. Umumnya, pasta gigi memiliki rasa mint yang cukup sejuk dan segar di bagian mulut.

Meskipun begitu, ternyata ada fungsi lain dari pasta gigi yang kerap digunakan oleh tidak sedikit orang saat sedang melakukan aksi demo. Terutama di saat massa mendapatkan efek dari gas air mata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fungsi Mengoleskan Pasta Gigi di Bawah Mata Saat Demo

Ternyata ada sebagian orang yang menganggap pasta gigi bisa digunakan untuk menangkal gas air mata. Apa itu gas air mata? Seperti namanya, gas air mata adalah sebuah bahan kimia yang digunakan untuk kepentingan tertentu. Satu di antaranya adalah agar mampu mengiritasi mata.

ADVERTISEMENT

Menurut Britannica, gas air mata merupakan sekelompok zat yang mampu mengiritasi selaput lendir mata. Inilah yang membuat saat seseorang terkena gas air mata, maka akan merasakan sensasi perih dan air mata yang terus-menerus keluar.

Selain mengiritasi mata, gas air mata juga bisa memicu iritasi pada saluran pernapasan atas. Maka tak heran, orang yang terkena gas air mata juga bisa mengalami batuk, tersedak, atau bahkan dampak lainnya.

Penggunaan gas air mata sudah dilakukan sejak era Perang Dunia I, yang mana saat itu difungsikan sebagai senjata untuk perang kimia. Namun, saat ini gas air mata justru digunakan oleh lembaga penegak hukum sebagai alat untuk membubarkan massa atau melumpuhkan kerusuhan yang terjadi.

Lebih lanjut, di dalam buku 'Rumah dan Kebun' karya Deri Fauzi, salah satu solusi yang biasanya dilakukan oleh beberapa orang saat terkena gas air mata adalah mengoleskan pasta gigi di bagian mata. Cara ini disebut-sebut bisa mengurangi efek perih atau iritasi di bagian mata.

Benarkah Pasta Gigi Bisa Menangkal Gas Air Mata?

Meskipun penggunaan odol atau pasta gigi di bawah mata saat terkena gas air mata cukup umum dilakukan, tapi ternyata ada penjelasan tersendiri tentang hal ini. Dikutip dari laman Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM), terdapat penjelasan tentang penggunaan pasta gigi untuk menangkal gas air mata.

Diungkap oleh dosen, peneliti, sekaligus pakar kimia FMIPA UGM Dra Ani Setyopratiwi, MSi, pasta gigi dapat membantu dalam menangkal efek dari gas air mata. Alasannya karena di dalam pasta gigi dan gas air mata terdapat emulsi, yang apabila bertemu satu sama lain akan bersifat saling merusak.

Hal tersebut dikarenakan emulsi pasta gigi berwujud gel, sedangkan emulsi gas air mata berisi air. Saat kedua emulsi tersebut bertemu, maka akan membuat efektivitas satu sama lain menjadi kurang.

"Semua pasta gigi khususnya pasta gigi yang baru bisa digunakan karena larutannya masih homogen. Kalau sudah lama dan tercampur air, larutannya cenderung pecah dan berair sehingga emulsinya sudah rusak dan kurang efektif," jelas Dra Ani Setyopratiwi, MSi yang dikutip pada Sabtu (30/8/2025).

Lebih lanjut, mengacu dari salah satu unggahan Instagram @fmipaugm, gas air mata memiliki sejumlah senyawa kimia. Sebut saja Chloroacetophenone (CN), Nromobenzylcyanide (CA), Chloropicrin (PS), Chlorobenzylidenemalononitrile (CS), dan Dibenzoxazepine (CR). Kemudian Dra Ani Setyopratini, MSi kembali memberikan informasi di dalam unggahan tersebut, bahwa pasta gigi yang digunakan sebagai penangkal gas air mata bisa yang masih baru.

Ini dikarenakan pasta gigi baru wujud larutannya cenderung masih homogen. Sementara itu, pasta gigi yang lama sering kali sudah pecah atau berair, sehingga sistem emulsi yang ada di dalamnya berpotensi mengalami kerusakan.

Cara Menangkal Gas Air Mata

Lalu bagaimana ya cara menangkal gas air mata yang benar? Masih merujuk dari sumber yang sama, salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi efek dari gas air mata adalah dengan menggunakan larutan garam.

Larutan air garam bisa menjadi alternatif untuk mengurangi paparan gas air mata. Caranya cukup mudah, yaitu hanya dengan menyemprotkan di area sekitar yang terkena. Hampir mirip seperti pasta gigi, larutan air garam ternyata juga memiliki emulsi, yang apabila bertemu dengan gas emulsi air mata akan bersifat merusak.

Sementara itu, mengutip dari Physicians for Human Rights, ada beberapa cara yang tepat untuk menangkal gas air mata. Berikut beberapa di antaranya.

1. Menjauh dari Area Secepatnya

Saat gas air mata telah ditembakkan ke sekitar kita dan kepulan asapnya muncul, sebisa mungkin hindari area tersebut. Jangan ragu untuk segera menjauh dari area asap dari gas air mata. Ini dikarenakan semakin lama berada di area tersebut, maka dampak yang dialami juga kemungkinan makin berat.

Tidak hanya menjauh dari area tersebut, usahakan untuk pergi ke tempat yang lebih tinggi. Ini dikarenakan semakin dekat dengan tanah, maka kepulan gas air mata bisa saja lebih berat. Dengan berada di tempat tinggi, udara sekitar yang ada juga relatif lebih segar dan cukup terbebas dari adanya gas air mata.

2. Usahakan Jangan Disentuh

Gas air mata tentu akan memberikan efek secara langsung di bagian mata, hidung, maupun mulut. Efek yang dihasilkan bisa berbeda-beda, tergantung banyaknya gas air mata yang digunakan. Alih-alih menyentuh atau mengucek area wajah yang terasa tak nyaman akibat gas air mata, usahakan untuk menahannya.

Lakukan cara pertama yang tadi sudah dijelaskan, yaitu menjauh dari area tersebut. Apabila sudah, maka lakukan proses membilas dengan air. Gunakan air larutan garam untuk menangkal gas air mata. Namun, apabila kondisi tidak memungkinkan, gunakan air dari botol air minum biasa.

Saat menemukan keran atau toilet, lakukan proses membilas mata dengan air mengalir selama 10-15 menit. Ini dilakukan agar efek perih dari gas air mata bisa berkurang.

3. Jangan Berlari

Saat dihadapkan pada situasi ramai yang dibubarkan secara paksa dengan gas air mata, tentu tidak sedikit orang akan merasa panik. Mereka sering kali akan berlari berhamburan ke sana dan ke mari untuk menjauhi area tersebut.

Namun demikian, berlari ternyata justru membuat proses pernapasan menjadi lebih berat. Padahal gas air mata tidak hanya dapat mengiritasi mata saja, tapi juga terhirup lewat hidung dan bisa masuk ke dalam paru-paru. Saat cara kerja paru-paru lebih berat akibat gerakan berlari, maka dikhawatirkan paru-paru akan terisi lebih banyak gas air mata.

Cobalah tetap tenang, sambil menutup area hidung dengan lengan atau kain yang dimiliki. Lalu berjalan dan usahakan agar pernapasan tetap teratur untuk keluar dari situasi tersebut.

Demikian tadi penjelasan mengenai fungsi mengoleskan pasta gigi di bawah mata saat demo lengkap dengan cara yang tepat untuk menangkal gas air mata. Semoga informasi ini membantu.




(par/par)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads