Kalender Hijriah Hari Ini 30 Agustus 2025 dan 3 Doa Kebaikan untuk Negara

Kalender Hijriah Hari Ini 30 Agustus 2025 dan 3 Doa Kebaikan untuk Negara

Nur Umar Akashi - detikJateng
Sabtu, 30 Agu 2025 09:26 WIB
refernsi
Ilustrasi berdoa. Foto: Wayhomestudio/Freepik
Solo -

Umat Islam di seluruh dunia selalu berpatokan dengan tanggalan Hijriah untuk menjalankan ibadah, seperti puasa sunnah. Oleh karena itu, penting mengetahui tanggalnya dengan tepat. Nah, berikut konversi kalender Hijriah hari ini 30 Agustus 2025.

Disadur dari NU Online, kalender Hijriah didasarkan atas peredaran Bulan mengelilingi Bumi. Sistem ini mengikuti siklus sinodik Bulan yang berlangsung sekitar 29 hari 12 jam 44 menit atau dibulatkan menjadi 29,5 hari. Dengan demikian, lama 1 tahun Hijriah minimal 354 hari.

Lain halnya dengan kalender Masehi yang mematok hitungannya berdasar peredaran Bumi mengelilingi Matahari. Kalender yang juga dikenal dengan nama Gregorian ini memakai siklus tropis Matahari. Setiap siklusnya berdurasi sekitar 365 hari 5 jam 48 menit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perbedaan lain dari kalender Hijriah dan Masehi adalah waktu pergantian hari. Disadur dari laman Djuanda University, pergantian hari kalender Hijriah terjadi saat Matahari terbenam/waktu maghrib. Sementara itu, kalender Masehi berganti hari setiap pukul 00.00 malam.

Simak kalender Hijriah 30 Agustus 2025 menurut NU-Muhammadiyah via uraian berikut!

ADVERTISEMENT

Tanggal Hijriah Hari Ini 30 Agustus 2025

Tanggal Hijriah Hari Ini 30 Agustus 2025 Versi NU

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menetapkan awal Rabiul Awal 1447 H pada Senin, 25 Agustus 2025. Informasi ini termaktub dalam Surat Keputusan LF PBNU Nomor 92/PB.08/A.II.01.13/13/08/2025 tentang Pengumuman Awal Rabiul Awal 1447 H.

"Sebagai tindak lanjutnya maka awal bulan Rabiul Awal 1447 H bertepatan dengan Senin Wage 25 Agustus 2025 M (mulai malam Senin) atas dasar istikmal," bunyi keterangan dalam surat tersebut, dilansir Instagram Lembaga Falakiyah NU, @falakiyahnu.

Dalam Almanak Tahun 2025 yang dirilis Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF-PCNU) Kabupaten Bojonegoro, 1 Rabiul Awal ditulis jatuh pada Senin, 25 Agustus 2025. Hal ini dikarenakan posisi hilal belum memenuhi kriteria imkanur rukyah pada tanggal 29 Safar. Alhasil, Safar digenapkan menjadi 30 hari.

Berdasar acuan tanggal pertama Rabiul Awal tersebut, menurut NU, 30 Agustus 2025 dikonversi menjadi 6 Rabiul Awal 1447 H.

Tanggal Hijriah Hari Ini 30 Agustus 2025 Versi Muhammadiyah

Dilansir situs Masjid Muhammadiyah, Muhammadiyah resmi menetapkan 1 Muharram 1447 H pada Kamis, 26 Juni 2025. Penetapan ini didasarkan penggunaan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang memakai dasar kriteria imkanur-rukyat dan ijtimak.

"Dengan dasar ini, Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Muharram 1447 H jatuh pada hari Kamis, 26 Juni 2025," bunyi keterangan dalam laman tersebut.

Sebagai informasi, KHGT mulai dipergunakan secara resmi oleh Muhammadiyah per 1 Muharram 1447 H. KHGT merupakan inisiatif global yang harapannya dapat diterapkan secara luas oleh seluruh umat Islam.

Setelah Safar berakhir, masuklah Rabiul Awal. Dalam KHGT-nya, Muhammadiyah menuliskan bahwasanya 1 Rabiul Awal jatuh pada Minggu, 24 Agustus 2025. Kendati begitu, sejatinya 1 Safar sudah dimulai pada Sabtu, 23 Agustus 2025 saat Matahari terbenam.

Berdasar acuan itu, menurut Muhammadiyah, 30 Agustus 2025 bertepatan dengan 7 Rabiul Awal 1447 H.

Tanggal Hijriah Hari Ini 30 Agustus 2025 Versi Pemerintah

Untuk mengetahui tanggalan versi pemerintah, detikers dapat mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang dirilis oleh Kementerian Agama. Dalam kalender tersebut, tertulis bahwa 1 Rabiul Awal 1447 H dimulai pada Senin, 25 Agustus 2025.

Berdasar informasi dalam kalender tersebut, pemerintah menetapkan 30 Agustus 2025 menjadi 6 Rabiul Awal 1447 H.

Akhir kata, NU dan pemerintah bersepakat mengonversi Kamis, 30 Agustus 2025 menjadi 6 Rabiul Awal. Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan 30 Agustus 2025 sebagai 7 Rabiul Awal.

3 Doa Kebaikan untuk Negara

Sebagai warga negara tentunya menginginkan kebaikan dan kemakmuran negaranya. Selain berkontribusi langsung lewat berbagai bidang, setiap insan juga perlu memanjatkan doa memohon kebaikan dari Allah SWT.

Untuk itu, simak sejumlah doa yang bisa diamalkan berikut ini:

Doa #1: Meminta Keamanan dan Rezeki

Diambil dari buku Zikir Lengkap Pagi-Sore oleh Ahmad Rasyid, untuk memohon negara yang aman dan diberkahi, detikers bisa membaca doa:

رَبِّ اجْعَلْ هَذَا بَلَدًا عَامِنَّا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ ءَامَنَ مِنْهُم بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ

Arab Latin: Rabbij-'al haadzaa baladan `aaminaw-warzuq `ahlahuu minats-tsamaraati man `aamana minhum billaahi wal-yawmil-'aakhir.

Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman sentosa dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian."

Doa #2: Meminta Perlindungan dari Pemimpin yang Tidak Sayang Rakyat

Dikutip dari Instagram Masjid Jogokariyan, @masjidjogokariyan, begini redaksi doa meminta perlindungan Allah SWT dari pemimpin negara dzalim:

اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا، وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمَنَا، وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا، وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا

Arab Latin: Allahumma laa taj'al mushiibatanaa fii diininaa, wa laa taj'alid-dunyaa akbara hamminaa, wa laa mablaga 'ilminaa wa laa tusallith 'alainaa man laa yarhamunaa.

Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau jadikan musibah pada kami menimpa agama kami. Janganlah Engkau jadikan dunia sebagai cita-cita terbesar kami, jangan juga sebagai tujuan utama dari ilmu kami. Janganlah Engkau kuasakan (menjadi pemimpin) atas kami orang yang tidak menyayangi kami (orang kafir, munafik, fasik dan zalim, pen.)."

Doa #3: Meminta Allah SWT Menjadikan Negeri Aman

Dirujuk dari Instagram Masjid Istiqlal, @masjidistiqlal.official, Allah SWT mengabadikan doa Nabi Ibrahim AS saat memohon rasa aman dan nyaman untuk negerinya. Doa tersebut termaktub dalam surat Ibrahim ayat 35, yang redaksinya:

رَبِّ اجْعَلْ هٰذَا الْبَلَدَ اٰمِنًا وَّاجْنُبْنِيْ وَبَنِيَّ اَنْ نَّعْبُدَ الْاَصْنَامَ ۗ

Arab Latin: Rabbij'al hāżal-balada āminaw wajnubnī wa baniyya an na'budal-aṣnām(a).

Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Makkah) negeri yang aman dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari penyembahan terhadap berhala-berhala."

Demikian informasi ringkas mengenai kalender hijriah hari ini 30 Agustus dan 3 doa memohon kebaikan negara yang bisa detikers panjatkan. Semoga bermanfaat!




(par/par)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads