Aksi ojol dan mahasiswa di Kota Semarang mulai landai. Banyak fasilitas publik yang rusak di sekitar Jalan Pahlawan, termasuk Pos Sat Lantas Polrestabes Semarang.
Pantauan detikJateng pukul 21.20 WIB di sepanjang Jalan Pahlawan, Kelurahan Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan, mulai dari Kantor Gubernur hingga Simpang Lima, banyak fasilitas publik yang rusak.
Tampak tanaman-tanaman di sepanjang Jalan Pahlawan banyak yang sudah hilang dan hanya tersisa ranting serta daunnya di jalanan. Sisa pembatas jalan yang dibakar massa juga tersisa di jalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keramik-keramik di trotoar juga tampak rusak dan berceceran. Anggota TNI juga tampak berjaga di sepanjang Jalan Pahlawan. Mereka juga menutup akses menuju Jalan Pleburan, Kelurahan Mugassari.
![]() |
Sementara di Simpang Lima, tampak Pos Satlantas Polrestabes Semarang juga hancur. Sejumlah motor tampak tergeletak di sekitar pos.
Pembatas jalan tampak tergeletak. Serpihan kaca berhamburan. Para anggota kepolisian tampak duduk di sekitar pos, termasuk anggota Dalmas.
Sementara itu, massa aksi sudah tak terlihat di sepanjang Jalan Pahlawan. Hanya tersisa pesan-pesan yang ingin mereka sampaikan lewat vandalisme di tembok-tembok.
Diketahui, aksi yang terjadi hari ini usai seorang pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. Insiden itu terjadi saat aksi demo di Jakarta pada Kamis (28/8) malam.
(apu/sip)