Seratusan driver ojek online (ojol) Solo Raya dan anggota polisi melakukan salat gaib untuk Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di Jakarta. Salat gaib di lakukan di halaman Markas Brimob Batalyon C Pelopor Solo.
Pantauan detikJateng, seratusan driver ojek online dari berbagai aplikator berkumpul di Plaza Manahan Solo. Selanjutnya mereka berjalan menuju Markas Brimob Batalyon C Pelopor Solo. Terlihat beberapa driver membawa bendera merah putih dan bendera One Piece.
Tiba di markas Brimob, para driver online disalami satu persatu oleh anggota Brimob yang berjajar di depan markas. Selanjutnya, mereka melakukan salat gaib bersama. Salat gaib dipimpin oleh perwakilan dari Brimob.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu, perwakilan ojol meminta kepolisian tidak tebang pilih dalam penegakan hukum. Mereka juga meminta oknum yang menewaskan Affan dihukum berat.
"Semoga jadi titik akhir, semoga aparat lebih baik dalam penegakan hukum dan kami minta aparat tidak tebang pilih. Membela driver yang lemah itu yang kita minta. Oknum pihak Brimob diusut tuntas, dihukum seberat-beratnya, kalau perlu dikeluarkan," kata perwakilan driver ojek online di markas Brimob.
Kapolresta Solo, Kombes Catur Cahyono Wibowo mengucapkan permohonan maaf usai salah satu driver ojek online tewas terlindas di Jakarta.
"Pertama kami mewakili menyampaikan permohonan maaf dengan kejadian tadi malam menimpa Affan Kurniawan. Saya mewakili dari Surakarta mohon maaf dari Pak Kapolri sudah disampaikan," kata Catur.
"Kedua, apa yang menjadi pesan rekan-rekan tadi malam sudah ditindaklanjuti. Kabid Propam sudah menindaklanjuti, oknum terlibat sudah diamankan dan diperiksa dan akan masuk tahap selanjutnya," sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pengemudi ojek online (ojol) meninggal dunia usai dilindas rantis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8) malam. Jenazah pengemudi ojol bernama Affan Kurniawan itu dimakamkan di TPU Karet Bivak hari ini.
(dil/ahr)