Seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21) meninggal dunia usai dilindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta Pusat. Salah seorang rekan ojol Affan, Hafidz alias Ompong, menuturkan saat itu almarhum tengah mengantar orderan makanan untuk pelanggannya.
Ompong mengatakan, kala itu dirinya juga berada di lokasi. Dia mengetahui kejadian saat Affan dilindas rantis Brimob. Ompong menyesalkan kejadian tersebut, karena Affan saat itu tidak ikut demo.
"Dia nggak ikut demo, lagi mau nyeberang kena mobil barracuda ngebut jadi kelindes. Saya ada di TKP, saya lagi lihat orang tawuran. Teman-teman langsung bawa ke RS, diperjalanan nggak ketolong. Meninggal pas perjalanan," kata Ompong kepada wartawan di rumah duka, Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) dilansir detikNews.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ompong mengaku selama ini memang sering nongkrong bersama Affan. Mereka sama-sama sering mangkal bareng sembari menunggu orderan masuk.
"Nongkrong tergantung dapatnya di mana, Affan itu suka bercanda ketawa-ketawa itu aja sih. Saya terakhir ketemu kemarin pas mau anter food anterin orderan," jelas dia.
Kini Ompong dan rekan-rekannya akan mengantar Affan menuju ke tempat peristirahatan terakhirnya. Ojol akan konvoi mengawal jenazah Affan ke TPU Karet Bivak.
"Saya mau kawal sampai ke makam konvoi jam 10 di Karet Bivak, sekitar 100 ojol nanti ya," ucapnya.
Seperti diketahui, terjadi insiden rantis Brimob melindas sopir ojol, Affan Kurniawan pada Kamis (28/8) di Jakarta. Tujuh orang anggota Brimob yang diduga terlibat kasus tersebut saat ini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah bertemu dengan keluarga sopir ojol yang tewas terlindas rantis Brimob di Jakarta. Pertemuan itu terjadi di RSCM Polri. Kapolri ditemani Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri saat menemui keluarga korban.
(apl/dil)