Rumah Warga Dirusak Buntut Pilkades di Demak, Polisi Turun Tangan

Mochamad Saifudin - detikJateng
Selasa, 10 Okt 2023 09:06 WIB
Tangkapan layar video situasi memanas usai Pilkades di Desa Kembangan, Demak, Senin (9/10/2023) malam. Foto: dok. Tangkapan layar
Demak -

Satu rumah warga di Desa Kembangan, Kabupaten Demak, dirusak orang tak dikenal buntut pemilihan kepala desa (pilkades). Polisi turun tangan.

Video Beredar di Media Sosial

Peristiwa itu terjadi di Dukuh Ngasinan, Desa Kembangan, Kecamatan Bonang. Video kejadian tersebut beredar di media sosial.

Dalam video tampak massa memenuhi halaman rumah warga dengan berdiri sambil berteriak. Kemudian terlihat polisi mendatangi lokasi tersebut.

Diduga Salah Paham

Saat dimintai konfirmasi, Panitia Pilkades Desa Kembangan, Dian Anggi Prasetyo mengungkapkan peristiwa itu pada Senin (9/10) malam. Disebutnya situasi memanas lantaran kesalahpahaman. Kejadian berawal dari pendukung berkunjung ke rumah salah satu peserta Pilkades.

"Pendukung yang menang dan yang kalah menggeruduk membawa pasukan, dikiranya begitu, sehingga mungkin membuat kondisi agak tegang, padahal hanya berkunjung. Itu kan mendekati magrib," kata Anggi kepada detikJateng melalui telepon, Selasa (10/10/2023).

"Mungkin dari teman-teman dari luar desa. Barangkali ada yang salah tangkap info, dikiranya menggeruduk," sambungnya.

Ia menjelaskan bahwa kedua calon kades, nomor urut satu Suhardi dan nomor urut dua M Shodiq Almubarok, sudah saling menerima hasil Pilkades. Hasil pemilihan, Shodiq menang sebagai kepala desa terpilih.

"Sebenarnya sudah sama-sama menerima, memang kadang hal-hal misalkan kayak status status itu nggak ada kontrol, sehingga yang nggak ngerti ikut-ikutan menyebar info yang belum valid. Sehingga jadi runyam. Kondisi yang sudah tenang jadi agak anget lagi," tuturnya.

Ia pun berpesan agar masyarakat dapat tidak sembarang membagikan informasi yang mengandung provokasi.

"Untuk masyarakat dapat bersama-sama menjaga kondusifitas lingkungan baik secara tatap muka maupun di lingkungan sosmed. Tetap memberikan kabar yang aman dan hindari status sosmed yang mengandung unsur provokasi dan kebencian," imbuhnya.

Rumah Warga Dirusak

Sementara itu Kapolsek Bonang, AKP Margono menjelaskan bahwa situasi memanas akibat satu orang merusak pintu warga dekat rumah peserta Pilkades yang kalah. Akibat kejadian tersebut situasi memanas yang sebelumnya terdapat pendukung masih berkumpul.

"Ya memang seandainya kalau dikaitkan dengan pendukung yang menang dan yang kalah. Tapi sebenarnya itu memang sudah ada permasalahan. Permasalahan itu tadi dari orang yang tersinggung, dari luar desa, terus akhirnya dia datang ke situ, merusak pintu rumah warga," kata Margono melalui telepon.

"Pelakunya dari Dukuh Barus, Desa Kalikondang. Magrib datang, itu permasalahannya dari mana, wong itu dari luar desa, bukan dari pendukung yang kalah," sambungnya.

Selengkapnya di halaman selanjutnya



Simak Video "Menyimak Cerita dan Doa di Acara Grebeg Besar Demak, Jawa Tengah"


(rih/rih)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork