Ngerinya Puting Beliung di Karanganyar, Atap Pabrik Terbang Ratusan Meter

Ngerinya Puting Beliung di Karanganyar, Atap Pabrik Terbang Ratusan Meter

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Jumat, 21 Okt 2022 19:08 WIB
Kondisi Kampung Gening, RW V Kabupaten Karanganyar, Jumat (21/10/2022).
Kondisi Kampung Gening, RW V Kabupaten Karanganyar, Jumat (21/10/2022). (Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng)
Karanganyar -

Angin puting beliung melanda wilayah Desa Kaling, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar. Sejumlah rumah mengalami kerusakan pada atap akibat tertiup angin.

Dari pantauan detikJateng, kerusakan paling parah terjadi di RW 05. Sejumlah rumah mengalami kerusakan pada bagian atap. Bahkan, atap pabrik Delta Dunia Tekstil (DTT) juga beterbangan.

Atap dari seng aluminium itu, mendarat hingga ke rumah warga yang jaraknya sekira 200 meter dari pabrik. Sebagian lainnya, tersangkut pada kabel listrik. Hal ini membuat pemadaman listrik terjadi.


Menurut keterangan warga RT 01/V, Mujito, angin datang dari arah barat ke timur, sekira pukul 14.30 WIB.

"Anginnya besar sekali. Saya sempat melihat apinya menyala di sana (atap pabrik)," kata dia ditemui detikJateng di lokasi, Jumat (21/10/2022).

Nampak warga gotong-royong memperbaiki atap rumah mereka. Petugas PLN sudah tiba di lokasi dan memperbaiki jaringan listrik yang terganggu.

Akibat kejadian itu, istri Mujito yang bernama Surahmi mengalami luka ringan karena terkena genting rumahnya.

"Saya kejatuhan genting, tadi pas di dalam rumah," kata Surahmi.

Saat ini masing-masing ketua RT yang wilayahnya terdampak, tengah melakukan pendataan bangunan yang rusak.

Kondisi Kampung Gening, RW V Kabupaten Karanganyar, Jumat (21/10/2022).Kondisi Kampung Gening, RW V Kabupaten Karanganyar, Jumat (21/10/2022). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng

Sebelumnya diberitakan, hujan disertai angin kencang menerjang kawasan Kaling, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (21/10/2022) siang. Hal itu mengakibatkan atap sebuah pabrik tekstil beterbangan.

Dari video yang diterima detikJateng dari saksi mata bernama Indra, nampak puing-puing atap beterbangan di atas pabrik tersebut. "Anginnya muser (berputar), jadi yang kelewatan yang parah," tambahnya.



Simak Video "Kondisi Karimunjawa Diterpa Cuaca Buruk, Ratusan Wisatawan Tertahan"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/ahr)