Alhamdulillah, Akhirnya Pak Samin Daftar Haji Usai Uangnya Dimakan Rayap

Alhamdulillah, Akhirnya Pak Samin Daftar Haji Usai Uangnya Dimakan Rayap

Bayu Ardi Isnanto - detikJateng
Rabu, 21 Sep 2022 16:35 WIB
Kepala Kantor KPC BI Solo, Nugroho Joko Prastowo dan Samin, Solo, Kamis (15/9/2022).
Samin saat menukarkan uangnya yang dimakan rayap di BI, Solo, Kamis (15/9/2022). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Solo -

Penjaga SD Lojiwetan Solo, Samin, sempat bersedih ketika uang puluhan juta rupiah di rumahnya untuk tabungan haji dimakan rayap. Kini, Samin akhirnya resmi mendaftar haji.

Saat dihubungi detikJateng, Samin mengatakan telah mendaftar haji beberapa hari yang lalu. Dia mendaftarkan untuk dirinya, istri, dan kedua anaknya.

"Kalau nggak salah hari Senin atau Selasa kemarin daftar di BSI, untuk saya, istri dan dua anak saya," kata Samin, Rabu (21/9/2022).


Untuk diketahui, Samin memperkirakan uang tabungannya dalam celengan di rumah sudah mencapai Rp 100 juta, namun separuhnya dimakan rayap. Setelah ditukar ke Bank Indonesia, Samin hanya mendapatkan ganti Rp 20 juta, sehingga uang yang dimilikinya berjumlah Rp 70 juta.

Sementara untuk mendaftar haji empat orang, setidaknya dibutuhkan Rp 100 juta. Samin menambal kekurangan Rp 30 juta dari uang pribadinya.

"Kekurangannya sekitar Rp 30 juta saya ambilkan dari uang cadangan tak terduga," ujar dia.

Sebelumnya, Samin juga mendapatkan banyak tawaran untuk berangkat umrah gratis. Namun dia masih belum menentukan pilihan.

"Banyak tawaran umrah. Tapi saya belum menyanggupi," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, duit tabungan Samin (53) untuk mendaftar haji senilai sekitar puluhan juta hancur dimakan rayap. Duit yang sudah dikumpulkan penjaga sekolah di SD Negeri Lojiwetan, Kelurahan Kedunglumbu, Kecamatan Pasarkliwon, Kota Solo itu selama 2,5 tahun tak berbentuk.

Uang itu disimpan dalam celengan yang ia letakkan di rak buku di dekat kasurnya. Di sana ada dua celengan plastik. Namun uang dalam satu celengan rusak dimakan rayap.

Tiap hari, Samin dan istrinya menyisihkan uang kira-kira Rp 200 ribu yang ia dapat dari hasil bekerjanya sebagai penjaga sekolah. Dia juga selama ini membuka kantin di SD Negeri Lojiwetan.

Samin sendiri tidak mengetahui jumlah pasti uang tabungannya yang rusak dimakan rayap. Namun, jika dilihat dari tempat celengan yang uangnya masih utuh, sebesar Rp 49.800.000, dia mengasumsikan uangnya yang rusak sekitar Rp 50 juta. Sebab ukuran dua celengan itu sama.

"Rencana naik haji tetap. Tapi karena uang saya belum cukup, saya daftar naik haji dengan istri saya saja dulu," ujar Samin, Rabu (14/9).



Simak Video "Uang Tabungan Hajinya Dimakan Rayap, Penjaga SD Ini Harap Bisa Ditukar"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/dil)