Belasan Teroris Ditangkap Selama Juli, BNPT Deteksi Ada Entitas Baru

Eko Susanto - detikJateng
Rabu, 27 Jul 2022 20:06 WIB
Kepala BNPT Boy Rafli Amar di Temanggung, Rabu (27/7/2022).
Kepala BNPT Boy Rafli Amar di Temanggung, Rabu (27/7/2022). (Foto: Eko Susanto/detikJateng)
Temanggung -

Densus 88 Antiteror Polri menangkap 17 tersangka teroris di wilayah Aceh hingga Riau. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar menyebut meski tak lepas dari sel jaringan teroris sebelumnya, saat ini ada entitas-entitas baru yang terdeteksi membahayakan.

"Itu masih dilakukan pemeriksaan oleh pihak penyidik di kepolisian. Yang hasil dari pemeriksaan nanti pasti akan diumumkan," kata Boy Rafli saat ditanya wartawan perihal penangkapan tersebut di sela-sela peresmian Kawasan Terpadu Nusantara di Desa Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Rabu (27/7/2022).

Menurut Boy Rafli, mereka tersebut tidak lepas dari sel-sel jaringan teroris yang sudah ada.


"Apakah Jamaah Islamiyah, apakah Jamaah Anshorut Daulah. Ada entitas-entitas baru yang terdeteksi yang mengarah membahayakan," ujar Boy.

"Mulai merencanakan pelatihan-pelatihan, itu sudah mengarah. Jadi baru saat merencanakan pelatihan saja sudah bagian dari proses unsur yang termuat dalam kejahatan tindak pidana terorisme," imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri telah menangkap total 17 tersangka teroris di wilayah Aceh hingga Riau, yang 10 di antaranya merupakan jaringan Jamaah Islamiyah (JI) dan 7 merupakan jaringan Jamaah Anshorut Daulah (JAD).

"Update penangkapan tersangka tindak pidana terorisme, jumlah total 17 orang," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Senin (25/7).

Ramadhan merinci, 13 terduga teroris ditangkap di Aceh, 3 ditangkap ditangkap di Sumut, dan 1 ditangkap di Riau.

"(Tujuh belas terduga teroris) ditangkap dari 3 provinsi yakni Aceh, Sumut dan Riau," imbuhnya.

Penangkapan para terduga teroris ini dilakukan dalam operasi selama Juli 2022.



Simak Video "Densus 88 Tangkap Kelompok Teroris Jaringan Anshor Daulah di Jambi"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/ahr)