Wow! Kiswah Baru Ka'bah Rp 99 Miliar, Terbuat dari 700 Kg Sutra Murni

Tim detikNews - detikJateng
Kamis, 07 Jul 2022 18:15 WIB
An embroiderer sews with gold thread a verse from the Holy Koran, Islams holy book, onto a replica of the Kiswa, the cloth used to cover the Kaaba at the Grand Mosque in the Muslim holy city of Mecca, to be sold as a souvenir for tourists visiting the historic district of al-Hussein of Islamic Cairo in Egypts capital on June 15, 2022. - From the 13th century, Egyptian artisans made the giant cloth in sections, which authorities transported to Mecca with great ceremony. Celebrations would mark processions through cities, flanked by guards and clergymen as Egyptians sprinkled rosewater from balconies above. From 1927, manufacturing began to move to Mecca in the nascent Kingdom of Saudi Arabia, which would fully take over production of the kiswa in 1962. (Photo by Khaled DESOUKI / AFP) (Photo by KHALED DESOUKI/AFP via Getty Images)
Proses pembuatan kiswah Ka'bah. Foto: AFP via Getty Images/KHALED DESOUKI
Solo -

Kiswah atau kain penutup Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah, akan diganti pada puncak ibadah haji. Wakil Manajer Kompleks Raja Abdulaziz untuk Ka'bah Kiswah, Tarif Al-Matrafi, biaya untuk membuat kiswah baru dari 700 kilogram sutra murni itu mencapai 25 juta riyal atau setara Rp 99 miliar.

"Kiswah (penutup) Ka'bah suci terdiri dari 700 kilogram sutra murni, 120 kilogram benang perak berlapis emas, 100 kilogram perak, dan 300 kilogram lapisan di belakang sutra," kata Tarif Al-Matrafi, dikutip dari video20Detik detikNews, Kamis (7/7/2022).

"Harganya (Kiswah Ka'bah) 25 juta riyal atau 6,65 juta dolar Amerika per tahun," imbuh pria muda berkacamata itu.


Juru Bicara Masjidil Haram Fahim Al-Hamed menambahkan, protokol pengiriman Kiswah Ka'bah baru itu akan dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijah.

"Artinya pada hari pertama Idul Fitri (Idul Adha). Perubahan kiswah ini adalah pada tahun pertama Hijrah (hari pertama tahun baru kalender Islam)," kata Fahim Al-Hamed dalam video pendek itu.

Untuk diketahui, Kiswah Ka'bah itu mulai diangkat pada Jumat (19/6) malam waktu Makkah. Pengangkatan kain penutup bangunan suci yang menjadi kiblat salat bagi umat Islam sedunia itu dilakukan saat menjelang pelaksanaan ibadah haji 2022.

Dilansir dari laman Arab News, kiswah itu dijahit di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka'bah Suci. Proses pengerjaannya menerapkan prosedur standar tertinggi selama hampir setahun.

Menurut Ketua Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci, Dr Abdulrahman Al-Sudais, "Dibutuhkan kerja keras serta perhatian yang cermat terhadap tiap detailnya."

Meski akan diganti oleh kiswah yang baru, kiswah lama penutup Ka'bah yang dibangun Nabi Ibrahim dan Nabi Sulaiman itu tak lantas dibuang atau dimusnahkan.

Dikutip dari detikTravel, Direktur Jenderal Kompleks Raja Abdul Aziz untuk Ka'bah Ahmad bin Mohammed Al-Mansouri mengatakan kiswah yang lama akan disimpan di gudang pemerintah.

Pengamanannya pun cukup ketat demi mencegah reaksi kimia atau infiltrasi bakteri yang dapat merusak kain. Meski demikian, Ahmad bin Mohammed Al-Mansouri menambahkan, kiswah itu juga bisa dipotong-potong dan dibagikan sebagai hadiah jika diminta oleh otoritas yang lebih tinggi.



Simak Video "Melihat Kiswah Baru Ka'bah Senilai Rp 99 M"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/ams)