Inilah Hasil Survei BPS Tentang Kebumen International Expo 2022

Inilah Hasil Survei BPS Tentang Kebumen International Expo 2022

Rinto Heksantoro - detikJateng
Rabu, 06 Jul 2022 16:53 WIB
Pemkab Kebumen
Foto: Pemkab Kebumen
Kebumen -

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kebumen mengadakan survei terkait penyelenggaraan Kebumen International Expo (KIE) yang berlangsung dari 25 Juni hingga 2 Juli 2022. Hasilnya, masyarakat puas dan ingin gelaran serupa diadakan lagi.

Survei ditunjukan kepada pengunjung dengan jumlah 3.350 responden. Ada beberapa pertanyaan yang diajukan untuk pengunjung terkait KIE. Seperti tujuan mengunjungi KIE, bagian yang menarik dari KIE, produk yang paling menarik, nilai kepuasaan, kesenangan dan setujukah jika event KIE diadakan kembali di tahun-tahun berikutnya.

Ketua Tim Exit Survei KIE dari BPS Kebumen Fajrin Fauzan Affandi menyatakan survei ini menggunakan metode purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner kepada para pengunjung melalui broadcast yang sudah disediakan pertanyaan seperti di atas, dan menempelkan brosur di stand-stand KIE.


"Survei ini kita menggunakan purposive, yaitu pengunjung yang sudah terjaring, kita meminta untuk mengisi pertanyaan yang sudah kita sediakan dan kita minta untuk meneruskan ke orang lain untuk ikut mengisi kuesioner. Nah itu ada 3.350 responden yang mengisi," kata Fajrin saat ditemui di kantornya, Rabu (6/7/2022).

Fajrin menuturkan kuesioner tentang KIE juga disebar melalui media sosial dan pesan berantai melalui WhatsApp. Mereka yang mengisi adalah orang yang sudah mendatangi KIE. Variabel usianya pun beragam dari 15 tahun anak sekolah, usia remaja, dan dewasa, 25 tahun, sampai 50 tahun ke atas. Namun rata-rata usia responden, 25-35 tahun.

Dari hasil survei yang sudah dirilis, Fajrin menyebut sebanyak 91,32% masyarakat puas, dengan adanya kegiatan KIE. Kemudian 95,64% merasa senang, dan 94,8% menginginkan agar KIE bisa diadakan lagi dengan persentase 53,4% minta diadakan setiap tahun, dan 41,4% minta diadakan dua tahun sekali.

"Dari hasil survei yang kita rilis cukup menarik, karena 91,32% menyatakan puas dengan adanya KIE. Kemudian 95,64% senang, dan 94,8% menginginkan agar KIE diadakan lagi dengan kurun waktu ada yang minta satu tahun sekali, ada juga yang meminta dua tahun sekali. Lebih banyak yang minta satu tahun," imbuhnya.

Adapun untuk tujuan mengunjungi KIE, sebanyak 74,2% menyatakan datang untuk mencari hiburan, 49% edukasi, 31,4% belanja atau investasi. Untuk produk yang paling diminati, yakni 30,7% tertarik dengan produk craft, 14,3% tertarik dengan fashion, dan 13,7% persen tertarik dengan produk jasa.

Kemudian untuk bagian yang menarik dari KIE, sebanyak 44,7% responden menyatakan tertarik untuk mengunjungi stand pameran, 37,7% tertarik dengan hiburan atau konser, 17,6% tertarik dengan kegiatan festival.

"Stand lebih banyak ketertarikannya karena yang datang mengunjungi stand jauh lebih banyak, bisa hanya sekedar untuk melihat, mencari inspirasi dan juga membeli produk. Nilai transaksinya memang lebih rendah dari jumlah pengunjung karena ini memang pameran, lebih banyak orang melihat untuk mencari inspirasi," ucapnya.

Fajrin menyebut penyebaran informasi KIE juga sangat masif, 38,17% masyarakat tahu dari media sosial, 32,81% tahu dari teman atau saudara, 6,54% media masa, dan 2,09% dari tempat dia bekerja. Untuk usia pengunjung 13,65% rata-rata usia 15 tahun, 7,56% usia 15-24 tahun, dan 78,79% rata-rata usia 25 tahun ke atas.

Sementara itu, Kepala BPS Kebumen Kus Haryono menambahkan dari hasil survei yang dirilis sudah cukup menggambarkan bahwa masyarakat merasa senang atau terhibur dengan adanya KIE. Hal ini bisa dilihat dengan mayoritas responden menyatakan ingin agar pemerintah daerah mengadakan kembali.

"Dari survei ini saya rasa sudah cukup menggambarkan euforia masyarakat, dimana mereka merasa senang dengan adanya KIE. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya pengunjung yang datang dari beragam usia. Mereka ingin agar event seperti ini bisa diadakan lagi di tahun-tahun berikutnya," ucapnya.

(akd/ega)