JKT48 Alami Pelecehan di Mal Solo Baru, Polisi: Belum Ada yang Melapor

Bayu Ardi Isnanto - detikJateng
Minggu, 03 Jul 2022 17:46 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming menyoroti berita kasus pelecehan anggota JKT 48 di mal Solo. Gibran meluruskan mal tempat konser JKT48 bukan di Solo melainkan di Sukoharjo.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming menyoroti berita kasus pelecehan anggota JKT 48 di mal Solo Baru. Foto: Tangkapan layar Twitter Gibran Rakabuming @gibran_tweet
Sukoharjo -

Kabar pelecehan terhadap anggota JKT48 saat menggelar konser di The Park Mall, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, ramai dibahas di media sosial. Meski telah berkoordinasi dengan panitia, hingga kini polisi belum menerima laporan resmi mengenai kejadian itu.

"Sampai hari ini, belum ada yang melapor di polsek maupun Polres Sukoharjo terkait kejadian itu," kata Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan saat dihubungi detikJateng, Minggu (3/7/2022).

Untuk diketahui, acara mini konser dan meet and greet JKT48 digelar pada Selasa (28/6) lalu. Saat itu fans JKT48 membeludak hingga petugas pengaman kewalahan.


Video kejadian itu pun viral setelah diunggah akun TikTok @ntrasyaz. Saat itu para anggota JKT48 sedang melewati kerumunan penonton dengan dikawal tim pengamanan.

Terlihat para fans menjulurkan tangannya untuk bisa bersalaman dengan anggota JKT48. Namun terlihat ada satu fans yang justru mengarahkan tangannya untuk memegang bagian tubuh anggota JKT48.

"ditowel **jir," tulis pengunggah video dalam keterangannya.

Polisi pun mengaku telah berkoordinasi dengan panitia acara. Namun menurutnya, panitia masih belum akan memproses hukum.

"Hasil koordinasi polsek dengan panitia acara The Park Mall, belum mempermasalahkan kejadian tersebut," ujarnya.

Namun dia menegaskan siap menangani kasus tersebut jika ada pihak yang merasa dirugikan.

"Jika ada laporan tentu kami siap memproses secara profesional," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka turut mengomentari kasus ini karena disebutkan bahwa lokasi berada di Solo. Dia menegaskan bahwa acara berlangsung di Sukoharjo.

"Hal ini menjadi perhatian saya, lantaran beberapa waktu belakangan group JKT48 diduga mengalami pelecehan seksual saat konser di mall yang menurut judul artikel terjadi di Solo," kata Gibran lewat akun Twitternya @gibran_tweet, seperti dikutip detikJateng, Minggu (3/7/2022).

Dalam postingan yang diunggah Gibran, ada dua tangkapan layar artikel berita soal kasus pelecehan yang diduga dialami anggota JKT48. Dalam tangkapan layar itu disebutkan peristiwa pelecehan itu terjadi saat tur di Kota Solo pada 28 Juni lalu.

Gibran menyebut mal tempat JKT48 konser itu bukan berada di Solo, tapi di Sukoharjo. Meski begitu, Gibran menyebut tindakan pelecehan itu tak bisa dibenarkan.

"Namun, sebenarnya kejadian tersebut bukan di mall Solo, namun pusat perbelanjaan di Kabupaten Sukoharjo. Tentu bagaimana pun, perbuatan ini tidak bisa dibenarkan. Saya berharap kejadian serupa tidak terjadi di daerah-daerah lain," terangnya.



Simak Video "Penjelasan Gracia JKT48 soal Isu Pelecehan Seksual Terhadap Member di Solo"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/ahr)