MotoGP 2022

2 Anak Asuhnya Berjaya di Assen, Valentino Rossi Hepi Banget

Tim detikOto - detikJateng
Senin, 27 Jun 2022 11:16 WIB
ASSEN, NETHERLANDS - JUNE 26: Marco Bezzecchi of Italy and Mooney VR46 Racing Team and Francesco Bagnaia of Italy and Ducati Lenovo Team celebrates at parc ferm during the race of the MotoGP Motul TT Assen at TT Circuit Assen on June 26, 2022 in Assen, Netherlands. (Photo by Steve Wobser/Getty Images)
Francesco 'Pecco' Bagnaia dan Marco Bezzecchi berjaya di MotoGP Belanda 2022. (Foto: Getty Images/Steve Wobser)
Solo -

Legenda MotoGP Valentino Rossi girang bukan kepalang. Betapa tidak, dua anak asuhnya Francesco 'Pecco' Bagnaia dan Marco Bezzecchi berjaya di MotoGP Belanda 2022.

Dalam balapan di Sirkuit Assen itu, Bagnaia dan Bezzecchi berhasil menguasai podium peringkat satu dan dua. Keduanya diketahui merupakan didikan akademi VR46 Riders Academy kepunyaan 'The Doctor'.

"Pecco dan Bez di tempat pertama dan kedua MotoGP di Assen. Ini momen yang tak terlupakan, terima kasih untuk talentanya dan tak lupa kerja keras dari VR Riders Academy, VR46 Racing Team, dan Ducati. Kami sangat menikmati dan kini berada di puncak dunia," begitu ungkapan kebahagiaan Rossi di akun Twitter pribadinya, seperti dilansir detikOto, Senin (27/6/2022).


Bagi Bezzecchi, ini merupakan kali pertama dirinya bisa berdiri di podium kelas MotoGP, pun demikian bagi VR 46 Mooney Racing Team. Bezzecchi sendiri mendapat keuntungan karena memulai balapan dari posisi keempat.

Sesaat setelah balapan mulai, Bezzecchi sempat merosot ke posisi lima. Ia diuntungkan dengan insiden antara Fabio Quartararo dan Aleis Espargaro. Ketika hujan turun di tengah balapan, balapan makin panas. Tapi itu bukan masalah berarti bagi Bezzecchi yang dijuluki 'anak hujan'.

"Saat saya melihat Pecco di puncak, saya ingin terus mendekatnya dan menjauh dari pebalap di belakang," jelasnya.

Dari seluruh pebalap di MotoGP, hanya Bezzecchi yang menggunakan ban belakang soft. Meski dihantui banyak keraguan, nyatanya strategi ini berhasil bagi pebalap Italia itu untuk merampungkan 26 putaran di MotoGP Belanda.

Bezzecchi pun mengungkapkan terima kasihnya kepada kepala mekanik Matteo Flamigni.

"Saya sudah menyiapkan ban medium dengan menyesuaikan jarak balapan, tapi itu tidak bisa bekerja optimal. Dengan ban lunak, saya sebelumnya bisa mengendarai maksimal enam putaran sekaligus. Saat di grid, mana keputusan yang tepat. Lalu saya memutuskan untuk menggunakan ban soft. Matteo membantu memutuskan itu," kata Bezzecchi.

Tak lupa Bezzecchi juga mengungkap terima kasih kepada sang mentor Valentino Rossi. Pebalap 23 tahun itu diketahui telah bergabung dengan akademi cukup lama.

"Valentino dan akademi telah melakukan hal yang baik. Tanpa Vale, saya mungkin tidak ada di kejuaraan ini. Ia mengajak untuk bergabung saat saya berusia 14 tahun. Bisa berada di podium sangat mengesankan, podium ini untuk Vale dan semua orang di akademi," pungkasnya.



Simak Video "Marc Marquez: Roger Federer Seperti Valentino Rossi"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/sip)