Mengenal Lebih Dekat Anak yang Viral Digendong Bapak Usai Hafal Al-Qur'an

Dian Utoro Aji - detikJateng
Selasa, 21 Jun 2022 16:03 WIB
Sosok bapak dan anak yang videonya viral bernarasi bapak menggendong anak remajanya hafiz Al-Quran, di MAN 1 Kudus, Selasa (21/6/2022).
Sosok bapak dan anak yang videonya viral bernarasi bapak menggendong anak remajanya hafiz Al-Qur'an, di MAN 1 Kudus, Selasa (21/6/2022). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng
Kudus -

Sebuah video yang memperlihatkan bapak menggendong anak remajanya yang hafal dan khatam Al-Qur'an di Kudus, viral di media sosial. Lalu, seperti apa sosok anak bernama Ahmad Husni Mubarak Yasin yang digendong bapaknya itu?

Yasin menjadi salah satu dari 10 siswa yang mampu menghafal dan khatam 30 juz. Yasin pun terlihat naik di atas panggung di tengah halaman MAN 1 Kudus pada Selasa (21/6) siang ini. Terlihat kedua orang tuanya hadir pada acara wisuda tersebut.

"Ya alhamdulillah lega dan bangga, perjuangan 6 tahun ini, 3 tahun awal tidak sungguh-sungguh dan ada rasa senang," jelas Yasin ditemui selepas wisuda di MAN 1 Kudus, Selasa (21/6/2022).


Anak ketiga dari empat bersaudara ini mengatakan lega bisa lulus menghafal dan khatam Al-Qur'an 30 juz. Menurutnya, kejadian dalam video yang viral itu terjadi spontan.

Mulanya, kata dia, sedang mengikuti ujian untuk mendapatkan sanad. Selepas itu kemudian dinyatakan lulus dan digendong oleh bapaknya, Samsulhuda Budi Musthofa.

"Jadi itu kan habis selesai doa lah, habis itu bahasanya sowan sungkem ke ibu dan ayah lalu ke kakek, ke bulik dan juga ke Ustaz Mansur. Namanya terharu sudah lama menjalani ujian juga di situ di tengah ada sedikit masalah, sampai akhirnya hari ke-11 lulus dengan nilai yang diharapkan," ujar Yasin.

"Tidak pernah membayangkan kalau itu viral, mau melakukan yang diminta kiai digendong ngikut, dan viral ke mana-mana," ungkap dia.

Remaja yang memiliki cita-cita menjadi pengusaha ini akan melanjutkan mondok di ponpes Al-Aqsa di Kudus. Setelah itu baru akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Madinah.

"Insyaallah ingin melanjutkan ke Madinah setelah mengabdi, cita-citanya kalau ingin menjadi entrepreneur yang sukses," imbuhnya.

Penuturan sang bapak

Kesempatan yang sama, orang tua Yasin, Samsulhuda Budi Musthofa mengatakan Yasin merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Mereka tinggal di Mranggen, Kabupaten Demak. Menurutnya, sosok Yasin seorang yang pendiam. Bahkan, kata dia, Yasin suka mengantuk.

"Yasin orangnya pendiam, dulu yang pernah saya lihat itu orangnya ngantukan, tapi uniknya ya secara intelektual saya tidak tahu, Allah memberikan kemampuan yang lebih. Dia menjadi juara 2 di sekolah ini dan menyelesaikan 30 juz, meski tertatih-tatih dan itu upaya yang menurut saya hebat sekali," ujar Samsul ditemui di MAN 1 Kudus siang ini.

Yasin mengaku selalu memberikan nasihat kepada anak-anaknya, termasuk Yasin. Dia selalu berpesan agar belajar Al-Qur'an sungguh-sungguh.

"Satu hal saya sampaikan, nang sinau Al-Qur'an yang serius, manut sama kiainya apa pun yang terjadi itu fadhol Allah itu saja," terang Samsul.

Kata pengasuh

Kesempatan yang sama, Pengasuh Pondok Tahfidz Qur'an MAN 1 Kudus, Mansur mengatakan Yasin merupakan sosok yang ngantukan saat belajar. Namun tidak disangka justru bisa menghafal Al-Qur'an 30 juz. Mansur menilai Yasin memiliki jika pekerja keras.

"Yasin itu orangnya ngantukan, hobi ngantuk, tapi tidak tahu kok tiba-tiba selesai, tidak tahu. Tetapi orangnya pintar cerdas, bareng cerdas ngantuk juga itu, dan Al-Quran itu selesai alhamdulillah. Kemarin itu pada 17 Ramadan menghafal dua kali khatam, itu belum bisa, akhirnya tekun lagi dan selesai," ungkap Mansur ditemui di MAN 1 Kudus siang ini.

Dia mengatakan siswa yang menerima sanad harus menghafal dan khatam selama tujuh hari berturut-turut. Jika mengalami kesalahan tiga kali akan mengulang.

Menurutnya, tahun ini ada 10 siswa yang menerima sanad dengan menghafal dan khatam 30 juz. Total siswa jurusan Tahfidz Qur'an MAN 1 Kudus ada 208 siswa.

"Itu mendapatkan sanad bila sudah mengantarkan tujuh hari berturut-turut dengan kesalahan per juz tidak boleh tiga kali. Kalau lebih tiga kali maka remedi. Yasin ini bisa mencapai 11 hari itu karena sudah mendapatkan tiga hari, tapi ada yang lebih tiga kali salah sehingga ditambah lagi sampai dapat tujuh yang tidak ada lebih dari tiga. Saking senangnya digendong oleh bapaknya itu," tambah Mansur



Simak Video "Proses Pembuatan Al-Qur'an Raksasa yang Bakal Diserahkan ke Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/dil)