Anggota DPRD Jateng Ajak Masyarakat Jaga & Rawat Nilai Pancasila

Erika Dyah - detikJateng
Jumat, 03 Jun 2022 10:29 WIB
DPRD Jateng Peringati Harlah Pancasila
Foto: DPRD Jateng
Jakarta -

Anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah Soetjipto mengatakan Pancasila tidak akan tergantikan oleh ideologi lain. Sebab, Pancasila lahir dari sebuah gagasan sederhana mengenai visi dan misi kebangsaan dan kenegaraan sehingga kini tugas masyarakat adalah menjaganya.

Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan Media Tradisional (Metra) dengan pergelaran pertunjukan wayang kulit berjudul 'Sumilaking Pedhut Mandura' pada Rabu (1/6) di Gedung Kesenian Sobokarti, Kota Semarang. Adapun acara ini digelar bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila 1 Juni lalu.

"Lima sila menggambarkan sikap kebangsaan. Penggagas dan penggali Pancasila menyepakati adanya dasar dan ideologi negara yaitu Pancasila. Yang kedua pengertian tentang Pancasila itu sendiri ini telah disepakati oleh Bapak Bangsa yang diambil dari gagasan Bung Karno," jelasnya dikutip dari laman resmi DPRD Jateng, Jumat (3/6/2022).


Soetjipto menambahkan nilai-nilai Pancasila murni asli dari Bung Karno yang digali dari Bumi Pertiwi Indonesia. Ia menegaskan komitmen dan tugas masyarakat semua saat ini adalah untuk menjaga Pancasila. Ia pun mengatakan wayang saat ini telah menjadi sebuah tuntunan.

Pengamat Budaya dan Kesenian Kota Semarang Oerip Lestari D. Santoso menjelaskan saat ini yang menginspirasi pertunjukan wayang itu merupakan akulturasi budaya dari India. Bedanya ada punakawan, batur dan embat-embating, dan lain sebagainya.

Ia menilai pertunjukan kesenian wayang kulit perlu dikenalkan sejak kecil kepada anak-anak. Menurutnya, kesenian ini juga harus terus diperkenalkan kepada masyarakat.

Senada, Seniman Kota Semarang Ki Suradji Hadi Kusumo juga menyampaikan pertunjukan wayang kulit yang seharusnya berdurasi 8 jam menjadi 1 jam. Ia berharap pergelaran ini dapat tetap terus eksis hingga tingkat nusantara bahkan hingga dunia. Supaya anak cucu tidak tercerabut dari budaya aslinya.

Sebagai informasi, di akhir dialog para peserta yang hadir melantunkan lagu-lagu nasional dengan iringan tembang Jawa dengan penuh semangat. Para peserta juga mengayunkan bendera Merah Putih dengan semangat merayakan perjuangan hari lahir Pancasila.



Simak Video "Melihat Upacara Hari Lahir Pancasila di Tengah Jalan Rusak di Asahan"
[Gambas:Video 20detik]
(fhs/ega)