Delegasi G20 Kunjungi Balkondes Karangrejo Borobudur

Eko Susanto - detikJateng
Kamis, 24 Mar 2022 16:49 WIB
Peresmian PLTS di Balkondes Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Kamis (24/3/2022).
Peresmian PLTS di Balkondes Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Kamis (24/3/2022). Foto: Eko Susanto/detikJateng
Magelang -

Rombongan delegasi G20 mengunjungi Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Delegasi G20 ini menyaksikan peresmian pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Peresmian PLTS tersebut dilakukan Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (P2KL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sigit Reliantoro serta Chief Executive Officier (CEO) Pertamina Power & New Renewable Energy (PNRE), Dannif Danusaputro.

"Ini adalah salah satu contoh dari program pembinaan community development dari BUMN. Ini sebetulnya adalah konsep yang di persidangan G20 dibicarakan selalu yaitu nature base solution dan ecosystem approach. Artinya sambil memulihkan lingkungan, kita juga menyelesaikan masalah sosial juga menciptakan penghidupan. Jadi saling win-wins solution," kata Sigit kepada wartawan di Balkondes Karangrejo, Kamis (24/3/2022).


Menurutnya, sumber energi yang ada di Balkondes Karangrejo komplet. Di mana dengan memanfaatkan semua energi yang ada dari setempat.

"Ini adalah salah satu contoh yang nyata apalagi dilengkapi untuk sumber energinya dari matahari, komplet sudah. Artinya di dalam sistem alam itu, sebetulnya semua energi berasal dari setempat. Ini salah satu contoh artinya actual yang deliverable, yang diminta oleh Bapak Presiden yang sudah kita kerjakan di sini," tegasnya.

"Jadi konsep sebetulnya yang paling baik itu adalah sumber energi juga dari lokal, bahan baku juga dari lokal karena kalau dari luar banyak energi yang digunakan. Nah, kenapa digunakan solar surya ya tadi ingin memanfaatkan energi yang ada di sini sebagai sumber energinya," tuturnya.

Sementara itu, CEO PNRE, Dannif Danusaputro mengatakan, Pertamina di Balkondes Karangrejo mengadakan program desa mandiri energi bekerja sama dengan KLHK. Hal ini ingin memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa sumber energi bisa berasal dari sumber energi surya.

"Ini mudah dipasang dan affordable dan yang penting adalah bisa diandalkan. Aset ini bisa bertahan paling nggak 20 tahun. Jadi ini memang energi murah, bersih dan bisa diandalkan hanya memang menghasilkan energi kalau ada matahari," kata dia.

Disinggung alasan di Balkondes Karangrejo yang dekat dengan Candi Borobudur, kata dia, konsep yang dikembangkan ecotourism. Di mana di lokasi dilengkapi dengan penginapan, ruang pertemuan dan dibuat menarik turis.

"Ini kan konsepnya ada ecotourism juga, yang di mana ada penginapan, terus ada restoran, fungsi meeting juga. Jadi dibuat untuk menarik tourism dan juga aktivitas di sekitar Candi Borobudur," ujarnya.



Simak Video "Kemeriahan Kirab Budaya dengan Mengusung Ikon Relief Candi Borobudur"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/ahr)