Kesaksian Kurir yang Viral Kabur saat Kirim Paket di Kompleks Tak Berpenghuni

Eko Susanto - detikJateng
Kamis, 24 Feb 2022 16:21 WIB
Video kurir paket di huntap Merapi, Magelang, viral gegara alamat yang dituju tak berpenghuni.
Video kurir paket di huntap Merapi, Magelang, viral gegara alamat yang dituju tak berpenghuni. (Foto: Tangkapan layar akun media sosial)
Magelang -

Video seorang kurir atau pengantar paket menuju rumah di huntap (hunian tetap) Merapi di Kabupaten Magelang, viral di media sosial. Lokasi tersebut kosong tak ada penghuninya, sang kurir mendadak lari meninggalkan lokasi.

Video tersebut diunggah akun Instagram @kotamangelang.id. Dalam video tersebut, perekam yang merupakan kurir paket berbicara:

"Mas Frendi huntap. Ya Allah. Mas Frendi paket, rumahe sing mana. Mas Frendi... astaghfirullah, astaghfirullah".


Lalu, terlihat kurir paket tersebut lari berbalik arah meninggalkan lokasi.

Dalam video tersebut dituliskan: Ngeri Banget ! Mas Kurir Ini Mengantar ke Rumah Hutap, Ngluar, Magelang Bekas Erupsi Merapi !

Kemudian tertulis keterangan dalam postingan: Yang Lagi Viral Lur! Ih seremm, seorang kurir mengantarkan paket ke Hunian Tetap Ex Erupsi Merapi yang sudah tak berpenghuni di Ngluwar Magelang.

Kurir paket tersebut, Amrozaq (23), mengatakan peristiwa itu terjadi 19 Februari lalu. Awalnya, dia di pinggir jalan bertanya alamat tujuan paket ke seorang perempuan yang sudah tua.

Saat itu, Amrozaq disarankan untuk menuju arah selatan. Dia kemudian memarkirkan motornya dan berjalan kaki.

"Saya telusuri ke selatan ada rumah pojok, saya ke kiri mentok masuk itu sudah nggak yakin karena pohon-pohon kersen sudah nutupi jalan, batang-batang nutupi jalan," ujar Amrozaq saat dihubungi wartawan, Kamis (24/2/2022).

Ketika itu, ia berucap dalam hati karena rumahnya yang dituju seperti itu. Sambil berjalan, ia merekam video rumah yang dituju tersebut. Saat itu, ia merasakan ada sesuatu lalu lari kabur menuju tempat parkir motor.

"Lha terus saya video, ra yakin (tidak yakin) saya. Saya video itu, saya lari menuju arah motor. Nggih cuman mak sliwer, takute mbuh (takut nggak tahu) karena memang suasananya kayak gitu, cuman mak sliwer kaget," ujar dia.

Rozaq menjelaskan setelah sampai di lokasi parkiran bertemu dengan seorang ibu-ibu. Ia kemudian bertanya alamat yang dituju dan diberi tahu jika benar yang dituju, hanya lokasinya yang di sebelah selatan.

"Rumahnya di huntap ada dua. Saya salah yang ke utara, harus yang selatan. Kalau paket apa, saya kurang tahu, mboten ngertos isine napa (saya tidak tahu isinya apa)," katanya.

Dari huntap yang satu dengan yang berada di selatan, kata dia, berjarak sekitar 400 meter. Paket tersebut kemudian diterima langsung oleh pemesan bernama Frendi. Saat itu, Frendi menyampaikan terima kasih dan meminta maaf menuliskan alamat yang tidak lengkap.

"Diterima langsung sama Mas Frendi. Ya menyampaikan terima kasih dan menyampaikan permohonan maaf karena alamat tidak lengkap," pungkasnya.



Simak Video "Aksi Polantas Malang Bantu Ibu Hamil Muda Sesak Napas"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/sip)