Aki Pemantau Sumbing yang Hilang Ini Tak Disangka Balik Lagi

Eko Susanto - detikJateng
Rabu, 19 Jan 2022 16:24 WIB
Pemasangan aki yang baru di Stasiun Seismik Gedokan Temanggung.
Pemasangan aki yang baru di Stasiun Seismik Gedokan Temanggung. (Foto: dok Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Sundoro-Sumbing)
Temanggung -

Baterai (aki) alat pemantau Gunung Api Sumbing di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, sempat hilang. Namun, saat akan diganti, aki tersebut ternyata sudah dikembalikan lagi ke tempatnya semula.

Hilangnya aki tersebut diketahui Rabu (12/1), sekitar pukul 19.12 WIB. Saat itu, petugas melihat data pada Stasiun Seismik Gedokan tidak muncul pada seismograf. Data terakhir diterima petugas pada pukul 17.13 WIB, diawali adanya gangguan pada stasiun seismik.

"Kemudian pada tanggal 14 Januari, petugas bersama satu porter dari PGA Sundoro-Sumbing melakukan pengecekan pada stasiun seismik Gedokan. Saat itu, ditemukan boks tempat aki yang ditanam di tanah telah dibongkar, kemudian tidak ditemukan aki (hilang)," ujar Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Sundoro-Sumbing, Yuli Rahmatulloh saat dihubungi detikJateng, Rabu (19/1/2022).

Yuli menerangkan atas hilangnya aki tersebut, petugas bermaksud mengganti dengan aki yang baru pada Selasa (18/1). Namun, petugas justru kaget saat menemukan kembali aki yang hilang.

"Kemarin petugas pengamatan baru ganti aki baru, ternyata sampai di lokasi atau stasiun, aki yang diambil sudah dikembalikan. Dikembalikan kapan kurang tahu, hari, dan jam berapa, yang penting tanggal 18 Januari kami ganti aki baru, sampai lokasi aki yang diambil atau yang lama sudah dikembalikan," kata Yuli.

Yuli menyebut, petugas akhirnya tetap memasang aki yang baru. Sementara aki lama dibawa menuju PGA.

"Yang baru (dipasang). Untuk yang lama kami bawa ke pos pengamatan, tapi kalau secara fisik atau tegangan aki yang lama itu masih normal," katanya.

Yuli mengimbau agar warga sama-sama menjaga alat pemantau yang ada. Dia mengingatkan keberadaan alat pemantau itu penting demi keselamatan warga yang tinggal di lereng Gunung Sumbing, baik yang berada di wilayah Wonosobo, Temanggung, dan Kabupaten Magelang.

"Imbauan pasti saling jaga karena untuk keselamatan semua khususnya yang ada di lereng Sumbing. Kalau Sumbing itu masuk tiga kabupaten meliputi Temanggung, Wonosobo dan Magelang. Aktivitas Sumbing sampai saat ini normal saja, seperti kegempaan vulkanik normal," pungkasnya.



Simak Video "Melewati Jembatan Kaca dengan View Gunung Sumbing dan Sindoro"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/ams)