Blue Fire Hilang, Jalur Pendakian Gunung Papandayan Kembali Dibuka

Blue Fire Hilang, Jalur Pendakian Gunung Papandayan Kembali Dibuka

Hakim Ghani - detikJabar
Minggu, 11 Okt 2026 20:30 WIB
Kondisi area parkir yang lengang di Taman Wisata Alam Gunung Papandayan di Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (27/9/2026). Pengelola Taman Wisata Alam Gunung Papandayan menutup sementara aktivitas pendakian Gunung Papandayan akibat adanya fenomena api biru yang saat ini sedang di analisis oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/sgd
Jalur Pendakian Gunung Papandayan (Foto: ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)
Garut -

Jalur pendakian menuju puncak Gunung Papandayan di Garut, Jawa Barat, kembali dibuka usai kemunculan api biru, atau blue fire. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

Kepala Seksie Konservasi Wilayah V Garut BBKSDA Jawa Barat Vitriana Yulalita mengatakan, jalur pendakian Gunung Papandayan sudah kembali dibuka.

"Blue fire sudah hilang. Kegiatan wisata, sudah dibuka kembali dengan pemantauan," ungkap Vitri kepada wartawan di Garut, Minggu, (11/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Vitri menuturkan, kendati sudah dibuka kembali, pihaknya beserta instansi terkait masih melakukan pemantauan terhadap aktivitas alam di Gunung Papandayan.

ADVERTISEMENT

Salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat adalah, para pendaki diharap untuk tidak berhenti, atau bahkan singgah terlalu lama, di titik kemunculan blue fire.

"Wisatawan diharapkan hanya melintas. Tidak berhenti lama di area kawah," katanya.

Sebelumnya diberitakan, fenomena api biru atau blue fire muncul di kawah Gunung Papandayan pada 24 September 2026 lalu. Api terlihat di sejumlah titik di sana.

Instansi terkait kemudian melakukan pemantauan terhadap fenomena alam tersebut. Di sisi lain, atas dasar alasan keamanan, aktivitas wisata dan pendakian dilakukan pembatasan sejak saat itu.

Vitri menjelaskan, berdasarkan keterangan dari PVMBG, saat ini Gunung Papandayan berada di level aktivitas normal atau berada pada Level 1.



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads