Gunung Malang Bogor Menata Desa Wisata, dari Curug hingga Kebun Edukasi

Gunung Malang Bogor Menata Desa Wisata, dari Curug hingga Kebun Edukasi

Andry Haryanto - detikJabar
Minggu, 27 Sep 2026 11:30 WIB
Potensi wisata di Bogor
Potensi wisata di Bogor (Foto: Istimewa).
Bogor -

Desa Gunung Malang punya curug, lahan pertanian, seni, dan kegiatan edukasi yang menarik kunjungan sekolah. Namun, memiliki tempat untuk dikunjungi saja belum cukup. Warga dan pengelola juga perlu menata cara menerima wisatawan sambil menjaga lingkungan tempat mereka tinggal.

Pekerjaan itu mulai digarap lebih terarah setelah pengelola desa wisata melakukan reorganisasi pada 2024. Ketua Desa Wisata Gunung Malang, Tedi Saefudin, mengatakan pendampingan dan kunjungan mahasiswa Universitas Pakuan ikut mendorong mereka memetakan potensi desa. Dari sana, pengelola bersama masyarakat mulai mengembangkan wisata alam, budaya, pertanian, peternakan, kerajinan, hingga kegiatan edukasi.

"Dengan adanya desa wisata, kami semakin semangat untuk mempromosikan potensi yang ada dan melakukan kegiatan-kegiatan desa wisata. Kami bergotong royong membangun desa wisata ini agar semakin baik dan bisa menerima lebih banyak kunjungan," kata Tedi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gunung Malang masih berstatus desa wisata rintisan. Meski demikian, desa di Kecamatan Tenjolaya ini masuk 10 besar ajang Smiling West Java tingkat Jawa Barat dan mengikuti Wonderful Indonesia Awards 2026. Menurut Tedi, capaian tersebut turut ditopang kerja pengelola dalam melengkapi persyaratan dan dokumentasi.

Pada Sabtu (26/9/2026), Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor menggelar Gerakan Aksi Sapta Pesona di desa tersebut. Kegiatannya mencakup sosialisasi, penanaman pohon, penjelajahan kebun edukasi, serta deklarasi komitmen bersama 23 desa wisata yang telah memiliki surat keputusan bupati.

Kepala Disparekraf Kabupaten Bogor Ria Marlisa mengatakan pengembangan wisata perlu memberi manfaat ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian alam.

"Potensi pariwisata di 416 desa di Kabupaten Bogor luar biasa. Potensi tersebut harus dikelola dengan baik, bukan hanya business oriented, tetapi bagaimana pariwisata bisa berkelanjutan. Kita menjaga alam, sehingga alam juga bisa menjaga kita melalui perputaran ekonomi di desa wisata," ujarnya.

Bagi Gunung Malang, gagasan itu berarti merawat daya tarik yang sudah ada sekaligus memperbaiki pengelolaannya. Curug dan kawasan alamnya memerlukan perhatian yang sama dengan kegiatan edukasi dan usaha warga. Ria berharap pekerjaan tersebut berlanjut setelah acara selesai.

"Jangan sampai kegiatan ini hanya menjadi agenda seremonial," katanya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Mengabadikan Momen di Museum 3D Trick Art yang Unik di Bogor"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads