Udara sejuk Kabupaten Bandung menyapa lembut di antara rimbun pepohonan yang memagari pandangan. Di sini, bentang alam bukan sekadar latar belakang, melainkan daya tarik utama yang memikat siapa saja untuk sejenak menepi dari bising kota.
Di tengah lanskap vulkanik yang eksotis, kini hadir ruang-ruang komunal baru yang memadukan hawa pegunungan dengan kenyamanan modern. Salah satunya adalah The Glorious Crater Kamojang, sebuah destinasi di Kecamatan Ibun yang menawarkan pengalaman bermalam di pelukan alam, tepat di antara barisan pohon dan kawah yang menawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi mereka yang jenuh dengan hiruk-pikuk rutinitas, lokasi ini menjadi pelarian yang pas. Dinginnya udara pegunungan berpadu dengan keelokan visual yang membuat siapa pun betah berlama-lama.
"Awalnya di sini hanya kawah aja. Alhamdulillah sekarang telah berinovasi beberapa fasilitas. Ada glamping, pemandian air panas, tenda camper van, hingga villa," ujar Melga Septrida atau kerap disapa Bubun Preman Pensiun, saat ditemui di lokasi, Rabu (26/8/2026).
Daya tarik utama yang sulit dilewatkan adalah pemandian air panasnya. Air yang mengalir berasal langsung dari sumber kawah Kamojang, yang diyakini memiliki khasiat bagi kesehatan kulit.
"Pemandian air panas yang langsung dari sumbernya Kawah Kamojang. Kandungan belerang yang bagus juga buat kulit," katanya.
Suasana The Glorious Crater Kamojang di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung Foto: Yuga Hassani/detikJabar |
Bubun menjelaskan bahwa area pemandian ini mengusung konsep estetik dengan bentuk melingkar. Pada bagian atapnya, sengaja dibuat terbuka agar sinar matahari bisa masuk dan menyentuh permukaan air secara alami.
"Jadi konsepnya itu kaya di luar negeri lah kayak gitu. Dan kalau untuk siang kan matahari bisa langsung masuk juga gitu. Terus dari sumber air kawahnya juga beda dengan yang lain," jelasnya.
Untuk menikmati fasilitas penginapan di tengah keasrian Kawah Kamojang ini, pengunjung bisa memilih berbagai tipe dengan rentang harga mulai dari Rp450 ribu hingga Rp3 juta per malam.
"Ya, mungkin untuk yang kawahnya di area Kamojang, ya ini yang pertama," ucapnnya.
Kini, pesona The Glorious Crater telah melintasi batas wilayah. Berkat kekuatan media sosial, pengunjung yang datang tak lagi hanya didominasi warga lokal, melainkan juga pelancong dari luar Jawa Barat yang penasaran dengan keindahannya.
"Alhamdulillah untuk pengunjung dari luar Jawa Barat juga banyak. Terutama ya kalau Jawa Barat udah gak asing lagi mungkin, tapi kebanyakan dari luar daerah juga," bebernya.
(dir/dir)

