Pendakian Gede Pangrango Ditutup hingga 31 Agustus 2026

Pendakian Gede Pangrango Ditutup hingga 31 Agustus 2026

Ikbal Selamet - detikJabar
Selasa, 18 Agu 2026 19:25 WIB
Jalur pendakian gunung gede pangrango via Cibodas
Jalur pendakian gunung gede pangrango via Cibodas (Foto: Ikbal Slamet/detikJabar)
Cianjur -

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) resmi memperpanjang masa penutupan jalur pendakian hingga 31 Agustus 2026. Keputusan ini diambil menyusul upaya penanganan sisa kebakaran hutan yang masih berlangsung di kawasan Kawah Wadon.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 20 Tahun 2026. Berdasarkan aturan terbaru, penutupan yang semula dijadwalkan berakhir pada 17 Agustus, kini diperpanjang mulai 18 Agustus hingga akhir bulan ini.

"Perpanjangan itu didasarkan pada Surat Edaran nomor 20 tahun 2026," ujar Kepala Balai Besar TNGGP Sadtara Noor dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sadtara menjelaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan area terdampak benar-benar aman sebelum dibuka kembali untuk umum.

ADVERTISEMENT

"Petugas gabungan masih melakukan mop up, pendinginan, dan pengelolaan pasca kebakaran di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango," tuturnya.

Bagi calon pendaki yang telah melakukan pendaftaran dan pembayaran untuk periode tersebut, pihak pengelola menyediakan fasilitas pengembalian dana (refund). Proses pengajuan dapat dilakukan dengan menghubungi nomor WhatsApp resmi Balai Besar TNGGP.

Di lapangan, situasi dilaporkan mulai terkendali. Eko Wiwid, seorang relawan yang bertugas, mengungkapkan bahwa pantauan pada 17 dan 18 Agustus 2026 menunjukkan tidak ada lagi titik api maupun kepulan asap di area Kawah Wadon. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan.

"Sudah tidak ditemukan titik api, bara, ataupun asap. Tapi kami belum bisa memastikan apakah sudah benar-benar padam. Tim gabungan masih terus memantau sambil terus melakukan pendinginan," tuturnya.

Peristiwa kebakaran di Gunung Gede Pangrango ini bermula pada Jumat, 7 Agustus 2026. Titik api yang muncul di dekat kawah aktif tersebut sempat memicu upaya pemadaman intensif yang melibatkan puluhan relawan dan petugas gabungan selama sepekan terakhir.



(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads