Targetkan Rp 1 Miliar, Pendapatan Pariwisata Sukabumi 2026 Melesat

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Kamis, 04 Jun 2026 21:30 WIB
Senja di pantai Citepus, salah satu destinasi tujuan wisatawan di Kabupaten Sukabumi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Sukabumi -

Sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi tengah menunjukkan taji luar biasa di tahun 2026 ini. Bagaimana tidak, baru memasuki bulan kelima, kantong pendapatan daerah dari sektor pelesiran ini sudah nyaris menyalip total capaian sepanjang tahun lalu.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi, total pendapatan retribusi dari awal tahun hingga awal Juni 2026 telah menembus angka Rp 624.349.000.

Angka ini didominasi oleh retribusi pelayanan tempat rekreasi dan olahraga sebesar Rp 615 juta lebih, serta hasil kerja sama pemanfaatan BMD sebesar Rp 8,8 juta.

Melihat tren meroket ini, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengaku sangat bersyukur. Ia menyebut performa kunjungan di lima bulan pertama ini sudah hampir menyamai total pendapatan dalam setahun penuh pada periode sebelumnya.

"Alhamdulillah angka Rp624.339.000 pendapatan retribusi 6 objek destinasi yang di miliki pemda sampai dengan akhir Bulan Mei atau Bulan ke 5 Tahun 2026 ini hampir mendekati angka capaian dalam satu tahun di Tahun 2025 sebesar Rp675.687.000," ujar Ali Iskandar, Kamis (4/6/2026).

Berbekal tren positif tersebut, Ali mengaku sangat optimistis bahwa pundi-pundi yang masuk ke kas daerah dari sektor pariwisata akan melonjak berkali-kali lipat pada akhir tahun nanti. Pendapatan ini nantinya akan dikembalikan lagi ke masyarakat dalam bentuk fasilitas yang lebih baik.

"Insyaalah optimis Tahun 2026 doa dari semuanya pendpatan pemda untuk meningkatkan pelayanana kepada masyarakat bisa melewati angka satu miliar lebih. Insyalah doa dan dorongan dari semua. Salam Mubarokah," tambahnya penuh optimisme.

Curug Sodong Jadi Primadona Mingguan

Aktivitas pelesiran warga yang tinggi juga terlihat jelas dari laporan mingguan periode akhir Mei hingga awal Juni 2026. Dalam kurun waktu sepekan saja, perputaran uang dari retribusi masuk mampu meraup total Rp 81.639.000.

Setelah dikurangi pos asuransi sebesar Rp 13,7 juta lebih, kas daerah Kabupaten Sukabumi langsung mengantongi pendapatan bersih sebesar Rp 67.855.000.

Dari enam objek wisata andalan yang dikelola pemerintah daerah, Curug Sodong sukses menjadi magnet utama dengan menyumbang pendapatan tertinggi mencapai Rp 17.950.000.

Menyusul di belakangnya, kawasan Pondok Halimun mencatatkan pemasukan sebesar Rp 15.905.000, yang kemudian ditempel ketat oleh keunikan Geyser Cisolok dengan angka Rp 15.510.000.

Sementara itu, pesona Curug Cikaso juga berkontribusi signifikan sebesar Rp 11.010.000, sedangkan Pantai Minajaya berhasil meraup Rp 4.960.000, dan kawasan Cinumpang melengkapi pundi-pundi daerah dengan sumbangan Rp 2.520.000.

Lonjakan kunjungan wisatawan ini tentu tidak datang begitu saja. Melalui penyampaian dari Mojang Wakil 1 Kabupaten Sukabumi, Fitria Putri Awalia, Dispar Sukabumi menegaskan komitmen kuatnya untuk terus membenahi fasilitas, melakukan penataan, serta meningkatkan kenyamanan di setiap objek wisata.

Pembenahan ini tidak hanya menyasar objek wisata milik Pemda, tetapi juga destinasi yang dikelola oleh perorangan maupun instansi swasta.

Salah satu senjata rahasia yang gencar diterapkan di lapangan adalah prinsip Pancasona atau Someah Na-kana. Strategi etika wisata ramah khas Sunda ini menekankan pentingnya sikap someahna hade kasemah atau selalu ramah menyambut tamu, serta komitmen runtah kudu diolah demi menjaga kebersihan lingkungan tempat wisata.

Tidak hanya itu, penataan juga menyasar ketertiban kendaraan lewat prinsip parkiran ulah sagawayah dan kepastian harga lewat aturan jajanan ulah ku harga asal-asalan agar tidak mencekik kantong wisatawan.

Sebagai pelengkap, aspek moralitas juga dijaga ketat melalui komitmen ogé kana sadaya aturan agama guna memastikan seluruh kawasan wisata bersih dari peredaran miras maupun perbuatan asusila.

Dengan transparansi data yang dilaporkan secara berkala serta sinergi pelayanan berbasis kearifan lokal, Sukabumi tampak sangat siap menyambut era baru sebagai raksasa pariwisata di Jawa Barat.




(sya/sud)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork