Ciamis tak pernah kehabisan tempat menarik untuk dikunjungi saat akhir pekan. Jika biasanya suasana desa identik dengan jalan sempit, bangunan sederhana, dan nuansa tradisional, hal berbeda justru terlihat di Desa Sukamulya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Desa ini ramai diperbincangkan karena tampilannya yang estetik bak kawasan wisata modern.
Jalanan desa terlihat mulus dan tertata rapi. Di beberapa sudut berdiri halte bergaya modern, papan penunjuk arah berbahan besi, hingga ruang terbuka hijau yang membuat suasana kampung terasa berbeda dari desa pada umumnya. Tak sedikit warga luar daerah sengaja datang hanya untuk berfoto dan menikmati suasana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi Desa Sukamulya sendiri hanya berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat kota Ciamis. Meski berada di kawasan pedesaan, suasananya kini berubah menjadi destinasi favorit warga saat libur panjang maupun akhir pekan.
Salah satu ikon yang paling mencuri perhatian adalah terowongan rangka besi yang membentang di tengah jalan desa. Spot tersebut menjadi latar favorit wisatawan untuk berswafoto. Banyak pengunjung mengaku penasaran setelah melihat suasana desa itu viral di media sosial, terutama TikTok.
Desa estetik di Ciamis Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar |
Di sepanjang jalan desa, pengunjung juga akan menemukan taman-taman kecil dengan ornamen tabung besi, area duduk santai, hingga ruang bermain anak. Nuansa hijau dan bersih membuat suasana terasa nyaman untuk berjalan santai bersama keluarga.
Usut punya usut, wajah estetik Desa Sukamulya ternyata dibangun secara gotong royong oleh komunitas warga. Ada komunitas Replika atau Remaja Peduli Kampung Halaman yang beranggotakan para pengusaha asal desa setempat, serta komunitas Gaspol atau Gerakan Anak Sukamulya Opsih Lingkungan.
Selain jembatan estetik Gaspol, kawasan yang mulai ramai dikunjungi adalah Taman Bunga Suta. Meski pembangunannya belum sepenuhnya selesai, tempat ini sudah dipadati pengunjung, terutama saat akhir pekan.
Pantauan di lokasi pada Minggu (31/5/2026), pengunjung berdatangan menggunakan sepeda motor hingga rombongan odong-odong. Mereka tampak sibuk berfoto di pinggir jalan dengan latar tembok bercorak batu alam yang dibuat menyerupai kawasan wisata modern.
Di sekitar lokasi, hamparan kebun durian yang masih hijau juga menjadi daya tarik tersendiri. Sejumlah pedagang kaki lima ikut meramaikan kawasan tersebut dengan menjajakan jajanan seperti cilok, es cendol, hingga camilan khas kampung.
"Awalnya tahu dari TikTok, katanya ada desa estetik di Ciamis. Pas libur panjang sengaja ke sini karena penasaran. Tempatnya bagus banget, padahal ini jalan kampung tapi suasananya seperti tempat wisata," ujar Fatimah, salah seorang pengunjung asal Sukajadi.
Desa estetik di Ciamis Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar |
Fatimah datang bersama keluarganya menggunakan sepeda motor. Menurutnya, lokasi yang tidak terlalu jauh dari rumah membuat Desa Sukamulya cocok dijadikan pilihan liburan murah saat akhir pekan.
"Kemarin habis kurban dan kumpul keluarga, jadi libur kali ini pilih yang dekat saja. Di sini bisa foto-foto, jajan juga. Pemandangannya bagus dan nyaman," katanya.
Hal serupa diungkapkan Suminar, warga Banagara, yang mengaku sengaja datang setelah sering melihat unggahan tentang Desa Sukamulya di media sosial.
"Penasaran karena sering lewat di media sosial. Pas datang ternyata memang bagus dan tertata rapi. Rasanya seperti masuk tempat wisata, padahal gratis," ujarnya.
(dir/dir)


