Wisata Berenang Alami Murah Meriah di Bendungan Matras Pangandaran

Wisata Berenang Alami Murah Meriah di Bendungan Matras Pangandaran

Aldi Nur Fadilah - detikJabar
Jumat, 15 Mei 2026 07:00 WIB
Bendungan Matras di Pangandaran
Bendungan Matras di Pangandaran (Foto: Aldi Nur Fadilah/detikJabar)
Pangandaran -

Bendungan Matras di Desa Sukahurip, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran menjadi surga tersembunyi di balik keindahan wisata bahari. Jaraknya 3 Km dari Bundaran Marlin.

Bendungan milik pemerintah itu, kini dikelola oleh masyarakat setempat menjadi destinasi wisata alternatif. Wisatawan lokal menjadi pengunjung utama ke bendungan ini.

Karena belum banyak orang yang mengeksplorasi tempat ini, baru wisatawan lokal mendominasi kunjungan ke Bendungan Matras. Aksesnya yang belum memadai membuat jalan masuk ke situ harus ekstra hati-hati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

DetikJabar mencoba mengunjungi destinasi wisata Bendungan Matras pada Rabu (13/5/2026) siang pukul 13.00 WIB. Melewati Jalan Babakan lalu belok kiri ke Sukahurip sekitar 2 Km. Pada jalan utama di desa tersebut sudah menggunakan jalan aspal, namun saat mendekati jalan masuk ke Matras aksesnya mulai menggunakan cor dan mendekati lokasi masih beralaskan tanah.

Sekilas, suasana di Bendungan Matras cukup asri, jalan setapak menjadi penanda bahwa lokasi tersebut masih dilewati warga lokal. Kawasan itu, kini sudah dilengkapi fasilitas mulai dari WC, saung tempat duduk, mushola dan warung-warung kecil.

ADVERTISEMENT

Berjalan sejauh 300 meter ke tepian sungai Sukahurip, pemandangan bendungan besar membuat suasana menenangkan. Aliran air dari hulu ke hilir mengeluarkan suasana alunan alam yang alami.

Meskipun airnya nampak surut, aliran sungai syahdu dan panorama alam pepohonan membuat nyaman ketika tinggal di sana. Ditambah area untuk melakukan aktivitas berenang cukup nyaman karena sungainya masih dangkal.

Salah satu pengelola Jumha (73) mengatakan wisata matras ini sebetulnya sudah pernah ramai dikunjungi wisatawan. Namun, semenjak COVID-19, aktivitas wisata vakum karena berbagai hal.

"Alhamdulillah pada tahun 2025 kemarin aktivasi kembali dan kini ramai," ucap Jumha saat berbincang dengan detikJabar.

Menurutnya, tidak ada retribusi wisata masuk hanya untuk bayar kebersihan dan parkir saja sekilasnya. "Cuman untuk parkir Rp 3.000 sepeda motor dan mobil Rp 10.000," ucapnya.

Salah satu wisatawan, Ardi Ardiansyah mengajak keluarganya makan bareng di sekitar Bendungan Matras. "Ya ini ngaliwet bakar-bakaran, besok kan libur panjang. Main di sini dulu saja sekarang mah," ucap Ardi.

Menurutnya aktivitas berenang sekitaran bendungan cukup ramah bagi wisatawan karena airnya tidak terlalu dalam.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads